ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, April 23, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Indonesia Mapping Community Bersama Tapem Lakukan Pemetaan Aset Daerah Di Waropen

Indonesia Mapping Community Bersama Tapem Lakukan Pemetaan Aset Daerah Di Waropen

Oleh : Mail
3 April 2023
Di Kabar Daerah
0
maping 4

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Waropen saat pemetaan di lapangan menggunakan drone

WAROPEN-Guna mendapatkan pendataan aset daerah seperti aset tanah yang lebih terukur, teruji, memili data akurat dan aktual, namun tidak memakan biaya yang besar, Bagian Tata Kelola Pemerintahan Setda Kabupaten Waropen menggandeng komunitas nirlaba yakni Indonesia Mapping Community untuk melakukan pendataan dimaksud.

Sudah hampir seminggu komunitas Indonesia Mapping Community yang diketuai oleh Zulfikar Mardiyadi bersama Eka Febi Selvandy Putri, Rahmat Rijalun dan semua tim pada Bagian Tapem Setda Waropen melakukan pendataan di sejumlah tempat, yang menjadi aset-aset yang tercatat sebagai aset pemerintah, seperti bangunan, dan lahan perkantoran.

Zulfikar Mardiadi, S.Hut, M.Si Founder Indonesia Mapping Community dan juga Dosen Fakultas Kehutanan di Unipa, Manokwari mengatakan Indonesia Mapping Community merupakan perkumpulan berbadan hukum yang didirikan dengan dua tujuan, yakni membantu pendampingan pemetaan di seluruh Indonesia, dan melakukan Training Pemetaan di Seluruh Indonesia.

“Untuk pendampingan dan juga training bagiyang berminat kami tidak mematok harga , karena komunitas kami melakukan pendampingan secara gratis, karena komunitas kami komunitas nirlaba,” jelas Zulfikar.

Diakui, karena sebagai komunitas yang melakukan pendampingan dan training secara gratis, untuk melakukan pemetaan wilayah tertentu, pihaknya sampai saat ini telah mendampingi dan mengajarkan lebih dari 11 ribu siswa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Pemetaan ini awalnya bersama tim IMC dan juga pihak yang ingin melakukan pemetaan (klien), dan kami menggunakan drone untuk mengambil gambar udara dengan resolusi yang sangat tinggi. Kemudian dari gambar tersebut, akan diolah dalam aplikasi berbasis mapping untuk melakukan pengukuran serta batas-batas wilayah tertentu sesuai dengan kebutuhan klien,” terang Zulfikar.

Diakuinya, ada klien yang melakukan pemetaan batas-batas kampung, ada juga yang lakukan di Waropen adalah pendataan aset-aset pemerintah daerah, tetapi juga mapping ini bisa sekaligus melakukan pendataan pariwisata, dan hingga pendataan terhadap habitat, ekosistem, dan populasi tanaman tertentu pada suatu wilayah.

“Untuk pemetaan tematik dibagi menjadi dua yakni potensi dan juga masalah pembangunan. Potensi untuk dikembangkan dan masalah untuk mencari permasalahan. Salah satu contoh kasus dalam pemetaan masalah, adalah memetakan penduduk di Waropen yang mungkin saja belum memiliki akte kelahiran, buta aksara, dan lain-lain, kemudian data tersebut bisa digunakan oleh instansi terkait, untuk dicarikan solusi terbaiknya,” paparnya.

Sementara pemetaan tematik untuk kategori potensi ini, dikatakan IMC ini mampu memetakan potensi-potensi yang ada misalnya terkait dengan luas hutan Manggrove yang ada di Kabupaten Waropen. (il).

Tags: indonesia mapping communitypemetaan dronepetaudaratatapemetintahanWaropen
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Bangun Papua Pegunungan, Pemkab Lanny Jaya Hibahkan Aset dan Rp10 Miliar

Berita Selanjutnya

Modus Petugas, Solarset dan CCTV Tower BTS di Kampung Hamonggrang Dicuri

Berita Terkait

BMKG Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Pemprov Papua Pegunungan Siaga Hadapi Kemarau Panjang
Kabar Daerah

BMKG Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Pemprov Papua Pegunungan Siaga Hadapi Kemarau Panjang

96 SD di Jayapura Ikuti Sosialisasi e-Ijazah, Pemkot Tekankan Validitas Data Siswa
Kabar Daerah

96 SD di Jayapura Ikuti Sosialisasi e-Ijazah, Pemkot Tekankan Validitas Data Siswa

Batik Air Resmi Mendarat di Nabire, Rute Baru Ini Janjikan Lonjakan Konektivitas Papua Tengah
Kabar Daerah

Batik Air Resmi Mendarat di Nabire, Rute Baru Ini Janjikan Lonjakan Konektivitas Papua Tengah

Tekan Pengangguran, 50 OAP Jayapura Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Alat Berat
Kabar Daerah

Tekan Pengangguran, 50 OAP Jayapura Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Alat Berat

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua