Sentani,Nokenlive.com – Setelah kebakaran di Pasar Phara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada Januari lalu menyebabkan harga bawang merah dan putih di pasar itu,turun.
Beberapa pedagang mengaku, harga bawang turun setelah pasar ini terbakar. Lantaran demikian, jarang pembeli.
Nur salah satu pedagang kaki lima di Pasar Phara Sentani mengatakan, belakangan ini pembeli di pasar itu jarang setelah kebakaran.
Lantaran demikian, harga bawang merah dan putih turun drastis dari harga sebelumnya.
“Pembeli tidak stabil setelah pasar ini terbakar, sehingga kami turunkan harga bawang merah dan putih,”kata Nur kepada Noken di Sentani, belum lama ini.
Menurutnya, sebelum kebakaran, harga bawang itu turun drastis. Nur menyebut, sebelum kebakaran bawang merah per kilo dijual dengan harga Rp50 ribu.
Setelah kebakaran, kini harga bawang merah turun menjadi Rp20 ribu per kilo.
Selanjutnya, harga bawang putih sebelum kebakaran, dijual dengan Rp80 ribu per kilo, kini turun Rp50 ribu per kilo.
“Setelah kebakaran, kami memilih berjualan di pinggir pasar, tidak nyaman karena polusi kendaraan,”ujarnya.
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Jayapura secepatnya membangun pasar itu agar mereka kembali berjualan di dalam pasar seperti semula.
Sebelumnya dikabarkan, kebakaran melanda Pasar Pharaa Sentani di Kabupaten Jayapura pada Jumat,6 Januari 2023 lalu. Api melahap puluhan kios di gapura pintu masuk pasar tersebut.(YOSAFAT WEYA)





Apa komentar anda ?