Jayapura, Nokenlive.com
Hancurkan Narkoba..!! itulah sepengal kata lirik lagu mars Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diputar SMAN 4 Jayapura setiap pagi yang menjadi semangat juang memerangi peredaran gelap narkoba di kota Jayapura dan tanah Papua pada umumnya.

Pemutaran mars BBN setiap pagi di lingkungan Sekolah SMAN 4 Jayapura, dalam rangka mendukung BNN Provinsi Papua memberantas peredaran barang haram itu.
“Kami pihak sekolah mendukung penuh setiap program Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, dalam rangka pencegahan penyalagunaan narkoba dilingkungan dunia pendidikan tepatnya SMAN 4 Jayapura,” ungkap Kepala Sekolah SMAN 4 Jayapura, Anthon Djoko Martono, M.Pd ketika dijumpai wartawan nokenlive.com dimomentum HUT ke 26 SMAN 4 Jayapura Tahun 2023 dihalaman sekolah Senin, (30/01/23).
Kepsek Anthon Djoko Martono mengungkapkan bahwa seluruh warga sekolah telah berkolaborasi bersama BNN Provinsi Papua untuk melakukan pencegahan penyalagunaan narkoba di lingkungan sekolah.
Pencegahan itu dengan menggaungkan “gema anti narkoba” melalui pemutaran lagu mars BNN setiap hari di sekolah untuk di dengarkan oleh seluruh warga sekolah baik bagi guru, siswa/siswi maupun para staf tata usaha.
“Kiranya melalui sosialisasi yang di gemakan lewat media di lingkungan sekolah akan dapat membantu warga sekolah untuk ikut bersama melawan peredaran gelap narkoba di wilayah Papua khususnya di kota Jayapura maupun dalam lingkup SMAN 4 Jayapura,” harap Anthon Djoko Martono.
Kata Kepsen Anthon, penyalagunaan narkotika dan obat obatan terlarang punya dampak buruk terhadap masa depan generasi muda penerus bangsa diatas tanah Papua bahkan Indonesia.
Oleh karena itu diharapakan peran aktif semua elemen masyarakat mulai dari lingkungan terkecil RT/RW, kelurahan dan distrik sampai kedunia pendidikan SMA/SMK.
“Bahkan perguruan Tinggi sekalipun mari bergandeng tangan menolak dan memberantas peredaran narkoba,” singkat Anthon Djoko Martono.
Ia mengatakan, agar dapat membantu BNN Papua untuk mensosialisasikan pentingnya menjauhkan diri dari penggunaan narkotika dan obat-obat terlarang di wilayah Papua, terutama sekali dari lingkungan Pendidikan.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?