JAYAPURA, Nokenlive.com
Tahapan screening pemain Kompetisi Liga Sentra Indonesia (LSI) U-16 tahun 2023 yang berlangsung di ruang meeting Liverpool Stadion Mandala pada, Senin 23 Januari berjalan dengan tertib.
Anggota Asosiasi Mantan Pemain Persipura (AMPP), Yan Runtini mengatakan bahwa pada screening awal yang dilakukan untuk dua tim SSB Elang Brimob dan SSB Putra Pasifik pendataan dilakukan melalui ijazah asli setiap pemain. “Ya dari screening yang kami lakukan datanya diambil dari ijazah agar bisa di cek nama dan tanggal lahir,” jelasnya kepada awak media disela-sela kegiatan.
Ditegaskannya, screening pemain yang berlangsung saat ini dilakukan melalui pendataan ijazah asli dan bukan fotokopi.
“Syukur semua pemain yang kami data di awal ini semua memberikan ijazah asli, memang kami tidak membolehkan ijazah yang dibawa dalam bentuk fotokopi” ujarnya.
Menurutnya screening dilakukan agar pada saat kompetisi berjalan tidak ada lagi pelatih dan official yang melakukan protes.
“Biasanya kalau tidak di screening dengan ketat nanti ada protes-protes, kalau sudah kami lakukan baik seperti ini maka semua akan berjalan lancar supaya pemain dan official fokus untuk bertanding” tuturnya. (Andika Paman)





Apa komentar anda ?