
Wakil Bupati Kabupaten Yalimo Jhon Wilil, Amd.Par membuka secara resmi kegiatan pemetaan dan analisis situasi program stunting, pelakasanaan rembuk stunting dan pembinaan kader pembangunan manusia di Kabupaten Yalimo tahun Anggaran 2022.
Baca Juga:https: CPNS Yalimo Formasi 2018 Golongan II dan III Ikuti Latihan Dasar di Wamena
Kegiatan diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo yang dipusatkan di aula Kantor DPRD Kabupaten Yalimo, Senin (10/10/2022) .
Wakil Bupati Kabupaten Yalimo, Jhon Wilil, Amd. Par mengatakan, pelaksanaan rembuk stunting dan pembinaan kader pembangunan manusia merupakan pertamakali di Kabupaten Yalimo.
Dengan adanya kegiatan pelatihan ini peserta betul-betul mengikuti dengan baik dan memahami materi disampaikan.
“Begitu kembali ketempat tugas masing-masing dapat melaksanakannya sesuai dengan harapan oleh kita bersama dan bisa menjawab stunting ini kedepan yaitu, anak lahir sehat sesuai visi misi, Yalimo sehat, Yalimo sejahtera dan Yalimo cerdas,” ujarnya.
Kata Jhon Wilil, sehat itu menentukan dari kita. Dengan demikian semua manusia di muka bumi ini orang sehat dulu baru bekerja dan dalam melaksanakan tugas berbagai kegiatan apa pun.
Wakil Bupati Yalimo, Jhon Wilil menjelaskan, rumah sakit yang dibangun pemerintah kabupaten Yalimo di km 123 trans Papua akan diresmikan.
Baca Juga : Penuh Sukacita Masyarakat Werenggikma Sambut Bupati Yalimo Jelang Yubelium 50 Tahun Emas
“Rumah sakit ini kedepan akan jadikan rumah sakit rujukan,” ungkapnya.
Oleh karema itu, Jhon Wilil menekankan pemerintah daerah tidak injinkan pasien dari kabupaten Yalimo berobat keluar daerah, tetapi berobat di Yalimo.
“Sehingga setelah mengikuti pelatikan ini kembali ketempat tugas masing-masing dan tingkatkan dalam pelayanannya kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap, kepada para peserta kegiatang stunting ini mengikuti dengan serius, karena stunting itu adalah penolakan penyakit dan penolakan berbagai macam penyakit, semua ada disitu sehingga para peserta mengikuti dengan baik.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Yalimo, Yunus Sambom menjelaskan, program stunting yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo bersumber dari dana DAK Non Fisik tahun anggaran 2022.
Peserta yang ikut melibatkan semua stakeholder ASN Dinas Kesehatan, para Kepala Puskesmas bersama Staf yang ada dilima distrik se Kabupaten Yalimo.
Yunus Sambom juga mengajak semua OPD lintas sektoral mendukung melaksanakan kegiatan stunting ini menjadi kegiatan bersama untuk Kabupaten Yalimo khususnya gernerasi emas yang akan dating.
Sambom mengungkapkan, pemerintah Yalimo mencanangkan Yalimo sehat , Yalimo maju, Yalimo cerdas. Oleh karena itu guna menterjemahkannya, Dinas Kesehatan Yalimo melaksanakan kegiatan pelatihan stuting ini kepada tenaga kesehatan Yalimo.
Baca Juga : Bupati Yalimo Buka Kegiatan Pelatihan Penginjilan GJRP Papua di Wamena
Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu yang melibatkan puskesmas-puskesmas dilima distrik kabupaten Yalimo, para OPD yang ada dilingkungan pemerintahah Kabupaten Yalimo.
Ditempat sama, ketua panitia pelaksana program stunting, pelaksanaan rembuk stunting dan pembinaan kader pembangunan manusia kabupaten Yalimo, Elius Siep, Amd. Kep, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan stunting ini ada beberapa kegiatan dilaksanakan yaitu, pemetaan dan analisis situsi program dengan tujuan untuk membantu pemerintah kabupaten dalam menentukan program atau kegiatan yang diprioritaskan alokasinya dan menetukan upaya perbaikan.
Manjemen layanan akses rumah tangga 1000 pertama kehidupan terhadap intervensi gizi spesifik maupun sensitive.
Kata Elius Siep, pelaksanaan rembuk stunting dengan tujuan menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan – rencana kegiatan intervensi penurunan stunting kabupaten terintegrasi, pembinaan kader pembangunan manusia untuk memastikan mobilisasi kader pembangunan manusia diseluruh desa di kabupaten berjalan dengan baik dan optimal sesuai dengan tugas dan perannya.(ARNI HISAGE)





Apa komentar anda ?