Elelim – Nokenlive.com
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Papua Erdi Dabi.S.Sos blusukan (kunjungan) kepasar Elelim, Yalimo belum lama ini.
Kunjungan Ketua APPSI Papua, Erdi Dabi guna melihat secara langsung aktiftas jual beli, ketersediaan stok sembako serta mengecek harga barang kebutuhan pokok salah satu daerah pedalaman Papua itu.
Erdi Dabi didampingi Plt Kepala dan Sekretaris Perindakop Kabupaten Yalimo, sejumlah staf langsung meninjau kondisi pasar dan ruko – ruko dibangun oleh pemerintah Kabupaten Yalimo selama ini dihuni oleh warga setempat.
Dihadapan para ibu-ibu penjual sayur mayur serta berbagai jenis barang lainnya, Erdi Dabi menyampaikan banyak terima kasih kepada ibu-ibu penjual sayur dan buah-buahan dipasar untuk kebuhan sehari-hari di Kabupaten Yalimo.
Saat berbincang bincang dengan Ketua APPSI Papua Erdi Dabi, S.Sos mama mama pedangan berujar bahwa stok hasil bumi melimpah dijual dipasar tapi pembelinya kurang.
“Setelah kami berkunjung ternyata banyak keluhan yang dialami oleh para ibu-ibu yang berjualan di pasar Elelim. Banyak hasil bumi yang dipasarkan namun pembelinya sangat kurang,” jelas ketua APPSI Papua, Erdi Dabi.
Terkait permasalahan dihadapi mama mama penjual, Erdi Dabi minta agar hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena banyak sayur-sayur mama-mama yang tidak laku. “Pemerintah harus kontrol dalam hal ini dinas terkait,” harapnya.
Hal lain yang menjadi perhatian Ketua APPSI Papua tersebut banyaknya lapak lapak penjual dipingir jalan.
Dengan melihat secara langsung kondisi itu, Erdi Dabi minta pemerintah daerah untuk arahkan berjualan kepasar yang telah disediakan oleh pemerintah, dengan tujuan supaya pembelinya ramai.
“Saya ajak ASN kabupaten Yalimo mohon membeli sayur-sayur atau jualan yang ada dipasar Elelim, supaya perputaran ekonomi berjalan sesuai diharapkan bersama,” ajaknya.
Kepada pemerintah daerah Yalimo serta dinas terkait agar serius melihat hal ini dengan baik, sama sama mencari solusi agar pasar itu bisa ramai pembeli dengan mengarahkan pedangan kios maupun toko toko disepanjang jalan Trans Papua diarahkan semua satu tempat karena pemerintah sudah menyiapkan bangunan.
“Pemerinta bangun pasar dan ruko-ruko tetapi dalam keberadaan nya kosong ini dapat segerah menampung dan melakukan aktifitas jual beli dipusatkan semua di Pasar” pesannya.
Begitu juga dengan kebersihan pasar agar pemerintah daerah serius memperhatikannya, maka dengan demikian aktifitas pasar berjalan baik.
Sementara Plt Kepala Dinas Perindakop kabupaten Yalimo Mases Surabut S.Pd dihadapan para penjual sayur dan buah-buahan serta hasil bumi lainnya dipasar Elelim Kabupaten Yalimo mengatakan, los pasar dan juga ruko-ruko dibangun pemerintah kabupaten Yalimo gunanya untuk tempat jualan sayur, buah-buahan dan hasil bumi lainnya.
Mases Surabut juga minta kepada ibu-ibu penjual sayur dan hasil bumi lainnya serta pedagang pasar agar merawat dan menjaga dengan baik bangunan-bangunan dibangun oleh pemeriuntah daerah.
“Ruko dan Kios ini pemerintah bangun untuk melakukan aktifitas jual beli barang-barang dagangan dan sayur mayur serta hasil bumi lainnya , bukan untuk jadikan tempat tinggal masyarakat,”. tegas Surabut.
Kedepan, untuk kios-kios dan ruko-ruko yang masih kosong akan lakukan pendataan. Siapa yang bersedia masukan barang kami akan ijinkan, bukan tempat tinggal masyarakat.
Sementara hal-hal lain disampaikan oleh ibu-ibu seperti masalah penimbunan terminal, kebersihan dan lain sebagainya kami akan sampaikan kerpada pimpinan yang lebih tinggi untuk memperhatikannya.
Tuanhe Haluk perwakilan ibu-ibu pedagang mengatakan, ibu-ibu mengalami kendala masalah penjualannya yang harus diperhatikan pemerintah.
“Kami punya jualan ini ada yang laku dan ada banyak yang tidak laku dan kering sehingga kami buang begitu saja,”bebernya. (ARNY HISAGE)





Apa komentar anda ?