Pegubin – Nokenlive.com

Batom adalah sebuah distrik yang menjadi pusat pemerintahan bagi sejumlah kampung. Diantaranya, kampung Muara, Abukerom, Neep, Peteng, Belemo, Akyako, Mongham, Batom, Batom Dua, dan Sabi. Distrik Batom sendiri menjadi garda depan NKRI karena berada di perbatasan Papua New Guinea (PNG).
Namun sesungguhnya, Distrik Batom, kata kepala Dinas Pekerjaam Umum, Pegunungan Bintang, Yance Tapyor, ST. M.AP bahwa posisinya sangat strategis, sehingga menjadi pusat pembangunan kawasan baru di Pegunungan Bintang.
Bahkan, kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana mengusulkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) ke-4 di Papua tepatnya di distrik Batom sama seperti ditiga PLBN lainnya, yakni PLBN Skouw di kota Jayapura, PLBN Sota di kabupaten Merauke, dan PLBN Yetetkun di kabupaten Boven Digoel.
Kepada masyarakat Batom, Yance Tapyor mengatakan, pemerintah telah bangun jalan raya sejauh 42 kilometer dari Batom ke distrik Murkim. Itu arah ke utara atau tepatnya menuju ke perbatasan kabupaten Keerom selanjutnya bisa langsung menuju kota Jayapura. “Cuma ada sedikit persoalan dimana kami dipersulit dengan salah satu jembatan yang ada di sana, tapi Puji Tuhan hal itu bisa kita atasi sehingga saat ini sudah beres,” ungkapnya.
Kadis PU Yance Tapyor menjelaskan, pembangunan jalan raya dari Oksibil juga sudah masuk Pepera, dan dari Bulangkop sudah sampai di Sebul. “Semuanya ini menuju ke distrik Batom sebagai arah titik temu pembangunan jalan raya dari beberapa distrik di kabupaten Pegunungan Bintang.
Untuk pembangunan infrastruktur jalan diseluruh kabupaten Pegunungan Bintang, lanjut Yance Tapyor, bupati Spey Yan Bidana telah mengadakan pertemuan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kantor kementerian PUPR, 3 Desember 2021 lalu.
Dalam pertemuan itu, bupati Spey Yan Bidana selain menguslkan pembangunan infrastuktur jalan, bupati juga mengusulkan pembangunan PLBN di Distrik Batom.(RED)





Apa komentar anda ?