JAYAWIJAYA, Nokenlive.com
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE. M. Si bersama dengan Forkopimda berkunjung ke Distrik Walesi sekaligus meresmikan agrowisata kopi di Kelompok Tani Arabica okesa Jagaraga, dan panen raya keladi pada Rabu (06/04/2022).
Dalam kesempatan kunjungan kerja Bupati Jayawijaya ke Distrik Walesi disambut baik oleh Kepala Distrik Walesi dan Ketua Kelompok Tani Arabica okesa serta semua tokoh dan masyarakat walesi.
Bupati Jayawijaya Jhon Richar Banua, SE. M.Si setelah tiba di kampung jagara melihat langsung lokasi potensi alam yang bisa dikembangkan di kampung jagara selain kopi arabica, Bupati juga menyampaikan bahwa wilayah ini layak untuk membangun salah satu wisata danau.
“Tempatnya kami sudah melihat dan cocok untuk jadikan danau, karena dikelilingi oleh perbukitan, sehingga tinggal masukan air saja dan membuka pintu air. dan juga tempat itu sangat bagus membangun lapangan GOR untuk pemasukan masyarakat yang punya wilayah” Kata Bupati Jayawijaya.
Banua juga meminta kepada ketua kelompok tani kopi arabica jagara bahwa selain ekspor ke luar daerah, cukup jual di papua karena salah satu usaha kopi dari Jayapura yang datang beli kesini dengan harga yang sama sudah ditentukan oleh pengusaha kopi arabica di jagara.
“Saya melihat beberapa pengusaha kopi di Wamena dalam satu bulan bisa mendapatkan 700 juta rupiah paling kecil bisa 400/300 juta rupiah, saya kira ini potensi sangat bagus”
Menurutnya, mudah-mudahan pengusaha kopi arabica di kampung jagara bisa menerapkan disini seperti distrik lain. Kami pemerintah Jayawijaya juga tahun ini sediakan bibit kopi untuk 100 hektare melalui dinas pertanian, dan itu akan dibagikan kepada pengusaha kopi yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Pungkasnya.
Sementara itu ditempat yang sama juga Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Jayawijaya, Hendri Telepta menyampaikan bahwa pengembangan perluasan area kopi dari dana APBN itu melalui dinas pertanian provinsi papua sebanyak 100 hektare dan untuk mencuki itu perlu bibit 100 ribu.
” Lokasi 100 hektare itu ada di 11 distrik Kabupaten Jayawijaya salah satunya di Distrik Walesi kampung jagara” Jelasnya.
Ia berharap untuk menanam kopi 100 hektare ini harus membuka lahan baru, karena komponen kegiatannya itu mulai dari penyiapan bibit, membuka lahan, kali lubang sampai dengan menanam kopi. Kata kepala Dinas Pertanian dan Pertanian dan Peternakan. (Arny Hisage)





Apa komentar anda ?