JAYAPURA, nokenlive.com – Ditandai dengan pemukulan tifa oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kegiatan Festival Kreatif Industri Kecil dan Menengah (IKM) Tahun 2026 resmi dibuka di pelataran parkir Terminal Entrop, Kota Jayapura, Jumat (21/8/2026) sore.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan kegiatan Festival Kreatif IKM yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Jayapura tersebut digelar dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 di Kota Jayapura.
Menurut Abisai Rollo, sebanyak 48 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kota Jayapura dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan festival ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Agustus 2026. Harapannya dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” ujar Abisai.
Selain menampilkan berbagai produk IKM dan UMKM, festival tersebut juga menghadirkan sejumlah stan pelayanan dari berbagai instansi pemerintah.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membuka layanan administrasi kependudukan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyediakan layanan pembayaran pajak, sedangkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura menyediakan layanan donor darah dan pemeriksaan tekanan darah bagi pengunjung.
Salah satu peserta, Jhon Silas Wona, pelaku usaha batik Papua di Kota Jayapura, mengapresiasi pelaksanaan Festival Kreatif IKM yang melibatkan para pelaku usaha kreatif di Kota Jayapura.

“Kami dari komunitas kreatif batik memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan festival yang menggandeng pelaku IKM di Kota Jayapura,” tuturnya.
Ia menambahkan, dalam festival tersebut pihaknya akan melakukan demonstrasi pembuatan batik dengan tetap mempertahankan ciri khas Papua, yakni batik cap dan batik tulis dengan motif Papua. Sebanyak 70 persen motif yang digunakan bercorak khas Tanah Tabi dan Port Numbay.

Terkait harga, hasil karya batik yang dijual cukup bervariasi. Batik cap dibanderol sekitar Rp200.000 per meter, sedangkan batik tulis dijual dengan harga Rp250.000 hingga Rp350.000 per meter.
Jhon Silas Wona juga mengajak masyarakat Kota Jayapura untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan mengunjungi setiap stan UMKM yang tersedia. Selain melihat berbagai hasil karya, masyarakat juga dapat berbelanja produk kuliner maupun suvenir khas Papua dari Tanah Tabi dan Kota Jayapura.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Jayapura, Kapolsek Jayapura Selatan, Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Kepala Dinas Perindagkop UKM, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pariwisata, Direktur Utama PDAM Jayapura, perwakilan Bank Papua, serta perwakilan Klasis Port Numbay.
Usai membuka kegiatan, Wali Kota Jayapura bersama rombongan berkesempatan mengunjungi setiap stan IKM dan UMKM yang berada di Terminal Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
(Melviandres P. – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?