Jayapura,Nokenlive.Com-Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengakui tidak adanya komunikasi selama ini antara PB PON Papua dengan sub PB PON Kota Jayapura terkait dalam persiapan PON XX yang mana Kota Jayapura akan menjadi salah satu klaster atau tuan rumah pada pesta olahraga 4 tahunan tersebut.
“Ya, sejak Sub PB PON Kota Jayapura dibentuk tahun 2018 lalu, sampai saat ini tidak ada komunikasi dari PB PON Papua dengan kita di Sub PB PON Kota Jayapura,”ungkap pria yang biasa disapa BTM ini.
BTM menyampaikan,sebagai salah satu tuan rumah dimana pihaknya siap untuk mengsukseskan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Kota Jayapura ini.Namun ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama ,sehingga tidak saling menyalahkan antara PB PON dan SUB PB PON Kota Jayapura.
Apalagi sejak awal dirinya sudah mengusulkan agar Sub PB PON Kota Jayapura tidak usah dibentuk, melainkan klaster Kota Jayapura ditangani langsung oleh PB PON, mengingat markas PB PON berpusat di Kota Jayapura.
“Sebagai Walikota Jayapura saya ingin amankan perintah Presiden, di mana PON XX harus sukses .Sehingga sebagai kepala daerah saya harus amankan perintah Presiden tersebut.Oleh karena itu saya minta PB PON untuk jangan bikin malu kita sebagai orang Papua,karena PON ini kita pertaruhkan harga diri kita sebagai orang Papua dan itu mahal,”tegas BTM.
Lanjut Mano,masih ada beberapa venue yang akan dipakai pada PON di Kota Jayapura ini yang belum di atasi persoalnnya,termasuk belum tuntas dibangunkan, sehingga harus ada komunikasi yang baik dengan tempat penyelenggara sub PB PON.
Sementara itu untuk mengecek kesiapan Kota Jayapura sebagai tuan rumah rombongan KONI Pusat dan peserta Chef de Mission (CdM) Meeting II PON XX Papua yang datang dari setiap Provinsi di Indonesia berkunjung ke Kantor Walikota Jayapura,Rabu (7/4).
Kehadiran KONI Pusat dan peserta Chef de Mission (CdM) Meeting II PON XX Papua ini disambut baik oleh Pemerintah dan masyarakat Kota.Penyambutan duta olahraga dari 34 daerah se Indonesia di sambut secara adat setempat dengan tarian khas port numbay .
Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengapresiasi atas semua laporan yang di sampaikan oleh Walikota Jayapura.Sehingga atas dasar ini dirinya dan rombongan akan mengevaluasi dan menjadi catatan penting untuk di mencari solusinya.
“Dalam sisa waktu yang ada KONI pusat dan PB PON akan mengevaluasi semua persoalan ini,sehingga semua masalah yang dihadapi di Kota Jayapura sebagai salah satu tuan rumah dapat terselesaikan dengan baik,”tutup Norman.(ans).





Apa komentar anda ?