Jayapura, Nokenlive.com – Walikota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano MM tak memungkiri bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 lalu, sangat mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura di tahun ini. Namun sebagai Kepala Daerah, BTM tak henti – hentinya memberikan semangat kepada jajarannya untuk tetap melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
“Pelayanan kita kepada masyarakat harus bisa berjalan sebagaimana mestinya, karena dengan pajak kita bisa mendukung pembangunan di segala sektor kegiatan di Kota Jayapura,” kata BTM saat memimpin rapat koordinasi teknis (Rakornis) peningkatan PAD Kota Jayapura tahun 2021, di pelataran Kantor Walikota Jayapura, Selasa (13/10/2020) pagi.
Dalam Rakornis itu BTM menginstruksikan instansi teknis yang berhubungan dengan penarikan pajak dan retribusi di Kota Jayapura, harus lebih optimal di lapangan.
“Apalagi ada banyak potensi yang bisa dikelola antara lain sektor jasa, perdagangan, maupun sektor pariwisata serta masalah parkiran di Kota Jayapura yang harus menjadi perhatian,” tandasnya.
Diharapkan Rakornis PAD Kota Jayapura tahun 2020 ini mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan PAD dari semua sektor yang berpotensi menghasilkan penerimaan daerah, meskipun di tengah covid 19 sekaligus demi peningkatan perekonomian di Kota Jayapura untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu Kepala Bapenda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi menjelaskan, sampai saat ini target PAD mencapai Rp 220 miliar, namun karena adanya refokusing anggaran akibat pandemi covid-19, sehingga berkurang menjadi Rp 120 miliar atau sekitar 45 persen di tahun 2020.
Hadir dalam Rakornis ini yakni, Wakil Walikota Jayapura, Ir Rustan Saru, Sekda Kota Frans Pekey, Anggota Komisi C DPRD Kota Jayapura dan sejumlah pimpinan OPD terkait.
(Andika)





Apa komentar anda ?