Wamena, Nokenlive.com – Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, menjemput satu keluarga yang enggan isolasi setelah satu anggota keluarganya diketahui positif terjangkit virus corona.
Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (07/10/2020) mengatakan, satu keluarga itu sudah diisolasi di tempat yang disiapkan pemerintah.
“Dari pihak keluarga maupun orangnya (satu anggota keluarga yang positif), tidak mau diisolasi makanya saya sebagai Ketua Tim Gugus, memimpin Tim langsung untuk mencari dan menjemput. Langsung, kita masukan ke ruang isolasi,” katanya.
Jhon Banua mengatakan, satu keluarga itu dijemput di Komplek Kelurahan Sinakma, Distrik Wamena Kota. Mereka diisolasi untuk mencegah terulangnya penyebaran corona dari orang tanpa gejala (OTG), seperti yang pernah terjadi dan mengakibatkan COVID-19 meningkat di Jayawijaya.
Satu anggota keluarga yang terkonfirmasi positif COVID-19 ini melakukan perjalanan dari Kabupaten Tolikara ke Kabupaten Jayawijaya, dan rencananya melanjutkan perjalanan ke Makassar.
Tetapi setelah dilakukan tes cepat sebagai syarat keluar dari Jayawijaya, yang bersangkutan reaktif sehingga ditindaklanjuti dengan tes usap dan yang bersangkutan diketahui positif.
“Dia punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari luar, tinggal di Tolikara, punya keluarga di Jayawijaya. Jadi datang ke Jayawijaya, mengurus surat untuk kembali ke Makassar, ternyata kami memberikan surat jalan dengan tahapan rapid, ternyata ada reaktif, kita swab ternyata positif,” katanya.
Jhon mengatakan, jumlah kasus COVID-19 di Jayawijaya pernah naik hingga mencapai angka 30 orang, lalu berkurang dan per 6 Oktober. Jumlah pasien dirawat adalah, 28 orang.
“Kami masih terus melakukan pencarian terhadap orang – orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien – pasien positif, tetapi ada juga masyarakat yang datang sendiri untuk minta diperiksa karena bertemu dengan pasien,” katanya.
(NL/ANT)





Apa komentar anda ?