Jayapura, Nokenlive.com — Pelaksanaan Operasi Patuh Matoa tahun 2020 oleh satuan lalu lintas di jajaran Polda Papua, yang berlangsung ditengah masa pandemi corona di Indonesia lebih khusus di wilayah Papua yang di mulai sejak Juli hingga Agustus 2020 ini, ternyata banyak dari pengendara baik roda dua dan roda empat yang terjaring akibat melanggar ketentuan sebagai pengguna jalan ketika dilakukan swiping oleh petugas lantas.
Hal ini dikatakan oleh Dirlantas Polda Papua Muh Nasihan KetiKa di jumpai wartawan pada Rabu (19/8/2020) di polda papua.
“Dalam operasi kali ini ada empat hal utama yang menjadi penekanan dan perhatian pihak lalu lintas baik penggunaan helm standar, surat kendaraan, fisik kendaraan dan penggunaan masker bagi pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” Ungkap Muh Nasihan.
Selain itu kata Dirlantas polda hasil rasia di lapangan paling banyak pelanggaran menonjol di jalan ada tidak pakai masker, tidak pakai helm dan tidak punya plat nomor kendaraan khusus roda dua serta banyak pengendara yang di amankan motor nya karena sebagian besar anak di bawah umur atau masih usia sekolah di kota jayapura.
Sementara itu sampai dengan hari ini jumlah warga yang sudah membalik plat nomor kendaraan dari plat ds ke pa sesuai peraturan gubernur papua untuk wilayah papua di gunakan simbol pa sudah mencapai 80 persen lebih baik di ibu kota provinsi maupun ke tingkat kabupaten lain nya yang ada di papua.
(Andika)





Apa komentar anda ?