ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juni 18, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Sekolah Rusak Harus di Renovasi

Sekolah Rusak Harus di Renovasi

Oleh : Noken Live
26 Juni 2020
Di Pendidikan
0
Sekolah Rusak Harus di Renovasi

Kondisi sekolah SD Impres  Berari di Distrik Roufaer Kabupaten Mamberamo Raya (dok)

Jayapura, Nokenlive.com – Adanya viralnya di sosial media tentang tentang adanya sekolah SD Inpres Berari di Distrik Roufaer Kabupaten Mamberamo Raya yang kondisinya rusak dan dikatakan guru tidak pernah ada untuk mengajar, padahal disekolah tersebut terdapat 100 lebih anak yang sekolah, mendapat tanggapan serius dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua

Kepada wartawah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Christian Sohilait ST. M.Si menegaskan meski bukan tugas dan tanggungjawabnya,  secara langsung karena sekolah tersebut ditingkatan Sekolah Dasar yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya.

Namun pihaknya akan melakukan intervensi perbaikan pembangunan dan pelayanan disekolah tersebut melalui DAK yang nantinya di ususlkan setiap Kabupaten/Kota yang ada di Papua.

Dikatakan Christian Sholait, dirinya telah menghubingi Sekda Kabupaten Mamberamo Raya dan telah menyampaikan keluhan dan pemberitaan yang viral tersebut.

Hal yang pertama harus dilakukan adalah memastikan bahwa foto yang beredar di sosial media tersebut diambil dalam kurun waktu yang tidak lama sehingga kondisi terakhir saat ini sesuia dengan yang ada, kata Christian Sohilait.

“Apa yang disampaikan di sosial media itu saya sudah liat dan banyak yang menyampaikan secara langsung dan juga melalui pusat pelaporan kami bahwa memang terlihat sekolah tersebut tidak layak, saya sudah komunikasi dengan Pak Sekda di Mamberamo Raya, karena tidak berhasil komunikasi dengan Pak Kadisnya,”Ungkap Christian Sohilait pada Cenderawasih Pos, Selasa (24/6)

Dirinya meminta untuk dipastikan apakah foto tersebut adalah keadaan sama seperti saat ini. Jika benar hal tersebut maka hal itu menjadi tanggungjawab pemerintah Kabupaten, DPPAD Provinsi Papua hanya dapat melakukan intervensi.

“Kita akan liat seluruh usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Papua yang akan menyampaikan secara fisik bangunan sekolah tersebut tidak layak, bagaimana mungkin kita mau mencerdaskan anak Papua yang cerdas dan brilian jika sekolah tersebut bangunan tahun 1960 atau 1970an,”bebernya

Mantan Sekda Sohilait ini mengaku akan meminta kepada tim anggaran di Pemerintah Provinsi Papua agar bila nantinya pemerintah kabupaten /kota menyampaikan usulan kepada Pemprov Papua dan bila nantinya dalam usulan SD tersebut tidak masuk dalam pengusulan, maka DPPAD akan menjadikan prioritas pembangunan atau perbaikan sekolah tersebut.

“Kami juga mendapatkan laporan banyak guru yang tidak ditempat saat ini, maka kami akan segera rapat dengan seluruh Kepala Dinas Pendidikan se Kabupaten/Kota di Papua untuk menyamakan persepsi banyaknya keluhan yang disampaikan kepada kami,”tegasnya.

Mekanisme intervensi yang dilakukan jika sekolah tersebut tidak dilakukan perbaikan, maka  mekanisme yang dilakukan adalah dana DAK dan Otonomi Khusus seluruhnya akan dibahas ditingkat Provinsi Papua meski itu adalah anggaran Kabupaten dan Kota.

Sehingga waktu pembahasan di tingkat Pemerintah Provinsi, DPPAD Provinsi Papua akan terlibat langsung, maka dalam pembahasan tersebut DPPAD akan memastikan sekolah tersebut masuk dalam pembangunan atau renovasi sekolah yang perlu dibangun.

Intervensi tersebutlah yang bisa kami lakukan. Dalam kepemimpinan saya, saya tidak mau kerja disekolah tersebut harus bekerja tuntus.

Seperti misalnya kita buat sekolah unggulan maka semua sector harus masuk dan semua tuntas dan selesai pada tahun yang sama dan semua harus terlibat, maka itu perlu kerja sama yang baik dan keliatan,”Pungkasnya.

(Jack)

Tags: Dinas Pendidikan PapuaKabupaten Mamberamo RayaSekolah Rusak di Mamberamo Raya
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Hasil Tes Cepat, 394 pedagang Pasar Youtefa reaktif

Berita Selanjutnya

Sudah 272 Warga Mimika Sembuh Dari COVID-19

Berita Terkait

Pendaftar Membludak, SMAN 2 Jayapura Hanya Terima 432 Siswa Baru
Pendidikan

Pendaftar Membludak, SMAN 2 Jayapura Hanya Terima 432 Siswa Baru

PPDB SMP di Kota Jayapura Dibuka, Orang Tua Wajib Siapkan Tiga Dokumen  Ini
Pendidikan

PPDB SMP di Kota Jayapura Dibuka, Orang Tua Wajib Siapkan Tiga Dokumen Ini

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan
Pendidikan

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan

Program Jayapura Cerdas Bantu 210 Siswa Kurang Mampu, Pemkot Apresiasi Baznas
Pendidikan

Program Jayapura Cerdas Bantu 210 Siswa Kurang Mampu, Pemkot Apresiasi Baznas

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua