Jayapura, Nokenlive.com – Selama dua pekan terakhir sebanyak 5.544 warga Kota Jayapura Ibu Kota Provinsi Papua itu telah menjalani tes cepat kesehatan melalui alat “rapid test” Covid-19 di hasilnya 927 orang dinyatakan reaktif.
Hal tersebut dikatakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Jayapura Ir H Rustam Saru, MM kepada wartawan Minggu, (07/06).
“Dari 5.544 warga Kota Jayapura yang menjalani ‘rapid test’ itu, yang terkonfirmasi reaktif COVID-19 sebanyak 927 orang,” kata Rustam Saru.
Menurut Rustam Saru rapid test dilakukan secara masif selama dua pekan terakhir ini di wilayah Hamadi dan Entrop.
“Dari 927 orang yang reaktif COVID-19 itu, semua sudah melaksanakan pemeriksaan swab dan hasilnya juga sudah keluar,” katanya.
Menurut dia, hasil swab yang keluar sebanyak 807 orang. Dari jumlah itu rata-rata 30 persen yang positif.
Hingga kini hasil swab yang keluar dari Hamadi sebanyak 210 orang yang positif terpapar COVID-19.
Pada Sabtu (6/6) malam, menurut dia, jumlah pasien positif di Kota Jayapura sebanyak 109 orang dinyatakan positif terpapar corona itu didapatkan dari 380 hasil swab yang diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Papua.
“Khusus di daerah Hamadi, masih ada lagi 120 sampel swab yang hasilnya belum keluar. Dengan demikian diperkirakan bahwa untuk pekan depan berpotensi masih bertambah sekitar 41 orang sampai 50 orang positif terpapar COVID-19,” katanya
Atas kondisi itu, Pemkot Jayapura menyarankan kepada warga Kota Jayapura tidak perlu khawatir dan panik dengan jumlah itu karena memang berdasarkan hasil swab dari :rapid test” yang dilakukan pada beberapa waktu lalu.
“Dengan menemukan pasien yang positif corona ini, yakni orang tanpa gejala (OTG) justru mempermudah proses penanganan kita di sisi medis sehingga kemungkinan besar hampir 99 persen bisa disembuhkan oleh tim kesehatan,” demikian Rustam Saru.
(NL/ANT)





Apa komentar anda ?