Jayapura, Nokenlive.com – Meski Kota Jayapura saat telah sukses menjalani pemerintahan di Kota Jayapura selama tiga tahun, namun Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM) mengaku saat ini sangat terganggu dengan wabah Virus Corona yang melanda seantore bumi.
Dalam pidato tiga tahun kepemimpinan, Jumat (29/05) di halaman Kantor Walikota Jayapura, Walikota BTM menuturkan, sejak ditemukan pada minggu kedua maret 2020, pihaknya langsung mengambil kebijakan strategis.
Karena kata BTM, Virus Covid-19 sangat menganggu penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan publik, penyelenggaraan pendidikan,pelayanan kesehatan, aktivitas perekonomian dan investasi di Kota Jayapura.
Saat ini jumlah kasus positif di Kota Jayapura masih terus bertambah, jumlah ODP, OTG dan PDP sangat fluktuatif,kata BTM.
Pemerintah Kota Jayapura melalui tim gugus tugas covid-19 dan pemerintah provinsi papua serta semua pemangku kepentingan terus bekerja optimal tanpa kenal lelah untuk mencegah dan menangani penyebaran covid-19 di Kota Jayapura.
Dikatakan BTM, langkah antisipatif dan responsif terus kita lakukan, melalui penyediaan alokasi anggaran melalui refocusing dan realokasi APBD, pengaturan regulasi dan anjuran pemerintah, serta kegiatan di lapangan secara massif dan menyeluruh melalui gugus tugas covid-19 Kota Jayapura.
Menurut BTM, ada tiga bidang fokus utama yang terus dilakukan pemerintah saat ini, yaitu penanganan kesehatan, perhatian bagi kelompok terdampak ekonomi dan program jaring pengaman social.
Untuk aspek bidang kesehatan : pemerintah bersama tim gugus tugas covid-19 terus melakukan langkah pencegahan melalui sosialisasi, himbauan, pembatasan aktivitas masyarakat, penyediaan sarana prasarana kesehatan serta penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah Kota Jayapura.
Lebih lanjut BTM menjelaskan, langkah penanganan melalui pemeriksaan kesehatan dengan rapid test, swab dan PCR kepada orang, kelompok, warga di lingkungan yang sangat rentan dengan penyebaran covid-19 seperti para penjual ikan, penjual sayur keliling dan pedagang pasar sentral hamadi.
Kita juga menyediakan layanan pemeriksaan rapid test di 14 puskesmas di Kota Jayapura, selain itu penanganan khusus bagi ODP, OTG, PDP dan positif covid-19 beserta keluarganya, ungkap BTM
Saat ini kata BTM, langkah penanganan yang semakin massif dengan pendekatan menjaring atau jemput bola di kelompok dan kawasan yang rentan penyebaran, sehingga terlihat data kasus positif di kota jayapura terus bertambah.
Tujuannya adalah agar semakin cepat terdeteksi dan semakin cepat penanganan sehingga cepat penanganan, mudah di karantina dan memutus rantai penyebarannya, ujar BTM.
BTM meminta masyarakat tidak perlu merasa panik dan tetaplah mengikuti anjuran pemerintah yaitu melakukan pembatasan-pembatasan aktivitas dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 14.00 serta protokol kesehatan yaitu tetap dirumah, wajib pakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.
BTM menjelaskan, Kota Jayapura sebagai kota perdagangan dan jasa, maka pandemi covid-19 juga memberikan dampak luas kepada roda perekonomian dan pendapatan masyarakat.
Hampir semua pusat perekonomian, usaha pergadangan dan jasa mengalami penurunan pendapatan dan bahkan tidak memperoleh pendapatannya sebagai akibat dari pembatasan jam operasional dan jam berusaha serta penutupan beberapa jenis jasa usaha.
Hal ini memperburuk ketahanan berusaha dan penghasilannya. dampaknya adalah adanya PHK karyawan dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan keluarga.
Akibatnya para pelaku usaha dan penjual serta warga miskin dan asrama2 menjadi kelompok yang terdampak ekonomi.
Pemerintah Kota Jayapura memberikan beberapa kemudahan kepada pelaku usaha di bidang perpajakan seperti pembebasan pajak dan retribusi, keringanan kewajiban dan piutang pajak.
selain itu Pemerintah Kota juga telah mengkomunikasikan dengan OJK dan Perbankan untuk memberikan keringanan kredit usaha kepada para debitur di kota jayapura.
Untuk itu BMT mengajak sebagai umat beragama untuk terus menaikan doa dan puasa kepada tuhan yang maha kuasa untuk memohon pertolongan dan belas kasihan tuhan agar umatnya terbebas dari covid-19 yang mewabah saat ini.
(Jack)





Apa komentar anda ?