Sentani, Nokenlive.com – Kepergian seseorang yang sangat di sayangi itu memang sangat menyisakan luka yang dalam bagi mereka yang ditinggalkannya.
Demikian hal itulah yang dirasakan masyarakat Kampung Mamit Distrik Kembu Kabupaten Tolikara, ketika mendengar meninggalnya Pilot Wanita Warga Negara Asing (WNA) Joyce Lin (41) yang terjatu di Danau Sentani Kabupaten Jayapura saat mengendarai Pesawat jenis Kodiak-100-PK-MEC milik Mission Aviation Fellowship (MAF) menuju Mamit Kabupaten Tolikara.
“Kami sangat merasa kehilangan sekali karena kepergian Pilot Joyce Lin, sehingga kami masyarakat Kampung Mamit Distrik Kembu sedang berduka dan tentunya memberikan luka yang dalam bagi kami semua atas kepergianya,” ucap Wati Wenda salah satu masyarakat Kampung Kembu.
Menurut Wati tentunya pelayanan yang dilakukan Pilot Joyce Lin ini merupakan pekerjaan yang sangat mulia sekali, dan sangat dirasakan masyarak di Distrik Kembu.
Untuk itu Wati meyakini bahwa yang pastinya Polot Joyce Lin mempunyai tempat yang layak di Sorga.
“Saya yakin Pilot Joyce Lin mempunyai tempat yang layak di rumah Bapa di Sorga. Karena pelayanannya ini sangat mulia, yang mana sangat kami rasakan sekali pelayanannya,” ungkap Wati Wenda.
Menurut Wati Wenda, kita ketahui bersama bahwa kecelaannya ini saat membawa sembako dan obat-obatan untuk masyarakat di Distrik Kembu yang terdampak Virus Corona. Oleh sebapa itu saya sangat menyakini bahwa Pilot Joyce Lin memiliki tempat di Sorga.
Untukn itu Wati berharap, semoga keluarga yang ditinggalkannya terus diberi kakuatan dan ketabahan dalam melewati duka ini.
Kemudia Wati pun berharap semoga akan ada pengganti sosok Pilot Joyce Lin yang bisa melayani masyarakay yang ada di Pedalaman Papua, khususnya Masyarakat di Kampung Mamit Distrik Kembua Kabupaten Tolikara.
(tinus)





Apa komentar anda ?