Biak, Nokenlive.com – Kepala Distrik Yendidori, Yohanes Ayer S.IP.,M.SI mengatakan dari 19 kampung yang ada di Distrik Yendidori ada 11 kampung yang belum menerima Dana Desa.
“ya, dari 19 kampung, baru 8 kampung yang sudah pencairan DD tahap pertama TA 2020, 11 Kampung lainnya belum”. Ucap Yohanes. Saat dihubungi via tlp. Sabtu, (02/05).
Dikatakan keterlambatan proses pencairan ini dikarenakan lambatnya laporan SPJ tahap ketiga TA 2019 dari 11 kepala kampung.
Sementara itu, untuk setiap kampung yang sudah menerima DD tahap pertama di Distrik Yendidori, sepakat untuk menyalurkan Bama berupa beras dan Padat Karya Tunai (PKT). Sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan di salurkan pada pencairan DD tahap kedua dan ketiga. Ujar yohanes.
“Penyaluran bantuan inikan selama 3 bulan. Ya, mulai bulan april-juni. Untuk tahap pertama, bulan pertama Distrik Yendidori sepakat menyalurkan bama berupa beras dan PKT. Untuk bulan kedua dan ketiga bisa di eksekusi untuk BLT. Yaitu uang tunai perbulan sebesar Rp 600.000,-/KK. Namun itupun tergantung jumlah KK dikampung. Jika mampu membayar untuk 2 bulan langsung, ya silahkan. Namun jika tidak, bisa tunggu tahap berikut”. Ucapnya.
Kepala Distrik Yendidori, Yohanes Ayer juga menjelaskan bahwa untuk pembagian bama ini, diberikan kepada semua masyarakat yang ada dikampung.
“Bukan hanya untuk yang penduduk tetap. Semua dapat. Contohnya ada yang hingga saat ini mau balik ke Jayapura tapi karena tidak ada akses transportasi laut dan udara maka harus tinggal dikampung, mereka tetap dapat, mereka masuk didaftar nama tambahan”. Ucapnya.
Lanjut Yohanis, sebagai Kepala Distrik Yendidori, saya berharap DD dipergunakan sebaik-baiknya guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Semua masyarakat terkena dampak covid-19. Apalagi masyarakat tidak boleh berjualan dipasar seperti biasanya.
Adanya pembatasan jam beraktifitas yang mengakibatkan masyarakat tak bisa berjualan lebih lama. Sehingga kurang nya penghasilan mereka. Dengan kebijakan Bupati dengan membeli hasil kebun masyarakat, ini sangat membantu sekali. Memudahkan masyarakat untuk menjual hasil kebun mereka.
Saya harap masyarakat tetap menjaga kesehatan, rajin cuci tangan, jaga jarak, gunakan masker setiap keluar rumah. Ikuti anjuran Pemerintah, demi kebaikan kita bersama. Agar kita sehat dan terbebas dari virus Covid-19. Tutupnya.
(Lisa)





Apa komentar anda ?