ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, April 20, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Komas Ham Akan Investigasi Kasus Mamra dan Mimika

Komas Ham Akan Investigasi Kasus Mamra dan Mimika

Oleh : Noken Live
19 April 2020
Di Hukum dan Kriminal
0
Komas Ham Akan Investigasi Kasus Mamra dan Mimika

Kepala perwakilan Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frist Ramandey

Jayapura, Nokenlive.com – Peristiwan Bentrok TNI dan Polri di Kabupaten Mamberamo Raya Minggu (12/04) yang menewasan tiga anggota Polri dan penembakan warga sipil dua warga sipil di Mimika Senin (13/04) sangat di sayangkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua.

Kepada wartawan di Kantornya Sabtu (17/04), Kepala perwakilan Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frist Ramandey menyatakan, peristiwa di Mamberamo Raya dan Mimika sangat mencoreng institusi negera di Tanah Papua.

Pasalnya kata Frist Ramandey, tragedy ini terjadi pada moment paska yang sedang dijalani oleh orang Papua dan semua yang menjadi korban adalah orang papua, baik itu anggota Polisi korban Mambramoraya atau warga sipil di Timika.

“Peristiwa ini benar-benar mencoreng institusi Negara di mata orang Papua, sangat disayangkan sekali, karena bertepatan dengan hari paska bagi umat Nasrani di Papua” ungkap Frist Ramandey.

Menurut Frist Ramandey, persoalan bentrok di Mambramo Raya itu berasal dari masalah yang sepelah, yang seharusnya bisa diselesaikan secara institusi karena selama ini sinergitas kedua lembaga ini berjalan sangat baaik.

“Peristiwa di Mambramo Raya ini membuat hubungan baik yang terbangun selama ini, jadi renggang pada hal kita tahu ke dua institusi ini baik TNI dan Polri selalu bersinergi dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia,” tutur Frits Ramandey.

Dengan adanya kasus kekerasana antara sesame institusi ini dan juga terhadap warga sipil, Frist meminta keberadaan pasukan Satgas di Papua perlu di evaluasi oleh pimpinannya dan seluruh personel TNI dan Polri.

“Prajurit yang bertugas di Papua harus dan wajib mengikuti perintah dari Panglima XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua sebagai pemimpin TNI dan Polri yang ada di wilayah papua,” tegas Frist Ramandey.

Selaku Kepala Komnas Ham Perwakilan Papua, Frist menyatakan, terkait dengan sejumlah persoalan yang terjadi  ini, pihak nya sudah menerima pengaduan dari keluarga korban kekerasan dari aparat keamanan di Papua baik yang terjadi di Mamberamo Raya maupun yang di Mimika.

“Kami akan melakukan inventigasi atas kasus ini, sesuai tugas fungsi Komnas HAM dan apa bila ada unsur pelanggaran HAM tetap akan di proses sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku,” ungkap Frist Ramandey.

Investigasi akan dilakukan mengingat kasus yang terjadi ini telah jatuh korban jiwa baik yang di mimika dan mamberamo dan juga yang terjadi di Distrik Yapsi Kabupaten Jayapura, yang semua kejadian ini melibatkan aparat keamanan negara yang bertugas di papua saat ini.

(Andika/Jack)

Tags: Komas Ham PapuaKomnas HAM RImamberamo rayaMimika
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Tim Covid Jayawijaya Pastikan Ada 27 ODP

Berita Selanjutnya

Dr. Sumule: 19 Pasien Covid-19 di Nyatakan Sembuh

Berita Terkait

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Turun Langsung ke Puncak Jaya, Pastikan Korban Penembakan Ditangani Total
Hukum dan Kriminal

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Turun Langsung ke Puncak Jaya, Pastikan Korban Penembakan Ditangani Total

Baru Bebas, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Bawa 8,3 Kg Ganja dari PNG
Hukum dan Kriminal

Baru Bebas, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap Bawa 8,3 Kg Ganja dari PNG

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dengan KKB di Yahukimo, Situasi Terkendali
Hukum dan Kriminal

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dengan KKB di Yahukimo, Situasi Terkendali

Polisi Ungkap Kronologi dan Perkembangan Penanganan Kericuhan Dogiyai, Penyelidikan Terus Berjalan
Hukum dan Kriminal

Polisi Ungkap Kronologi dan Perkembangan Penanganan Kericuhan Dogiyai, Penyelidikan Terus Berjalan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua