Biak, Nokenlive.com – Kesulitan untuk mendapat alat pelindung diri ( APD ) hampir dialami semua daerah di Indonesia. Hal ini juga dialami di Kabupaten Biak Numfor, dimana dalam 3 minggu terakhir sangat sulit mendapatkan masker.
Berbagai upaya telah di lakukan pemerintah daerah namun jumlah APD yang didatangkan sangat terbatas. Stok nya terbatas namun tingkat permintaan masyarakat sangat tinggi.
Menanggapi hal itu, pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggalang sejumlah penjahit untuk membuat masker kain yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.
Masker kain dinilai sangat tepat dijadikan alat pelindung diri jika dibandingkan dengan bentuk masker bedah dan masker jenis N95 yang hanya diperuntukan bagi petugas kesehatan (sekali pakai).di jelaskan, masker kain dapat di gunakan berulangkali asal di cuci dengan deterjen atau air panas.
Bupati Biak Numfor, Herry Aryo.Naap, selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, mengatakan telah meminta jajarannya supaya segera memesan pembuatan masker sebanyak banyaknya, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang saat ini kesulitan mendapat alat pelindung diri.
“Kami sudah datangkan dari Jakarta, namun memang stok nya di Jakarta juga terbatas. Ada yang baru tiba sebanyak 2.000 masker. Namun itu digunakan untuk kepentingan medis,” tutur Hery Nap kepada wartawan, Selasa, (07/04) di Biak.
Lanjut Hery Nap, pihaknya sudah minta agar masker kain di buat di biak, diupayakan dalam waktu secepat nya sudah tersedia. Bagi semua warga masyarakat diharus kan untuk memakai masker saat berada di luar rumah guna mencegah penularan dan penyebaran virus covid -19.
“Pemesanan masker ini sudah di lakukan, setelah ada warga wajib pakai masker, jika keluar rumah,” Tegas bupati.
(Lisa/Jack)





Apa komentar anda ?