Jayapura, Nokenlive.com – Setelah melalui proses yang panjang, pemerintah Provinsi Papua akhir menutup arus transporasi udara dan laut selama 14 hari ke depan. Keputusan ini diambil setelah rapat Forkompimda provinsi Papua yang berlangsung di Genung Negara Dok IV Jayapua, Selasa (24/03/20).
Gubernur Papua Lukas Enembe dalam rapat Forkopimda provinsi Papua yang diikut oleh Bupati dan Walikota se Papua menyatakan, Papua tidak menerapkan lockdown, melainkan pembatasan social, status Papua tetap siaga darurat.
“Kita tidak mengunakan istilah lock down, tetap pembatasan social, tidak boleh ada orang masuk ke Papua lagi, kecuali barang dan jasa tetap di buka” tutur Lukas Enembe.
Namun, untuk Lapago, Meepago, dan Animha karena rawan, maka akan di tutup total. Keputusan ini mulai berlaku Kamis (26/3) hingga 14 hari ke depan. Setelah baru nanti kita lihat perkembangan ke depan.
Di akui Gubernur Papua, langkah ini terpaksa diambil pemerintah Papua mengingat sudah di temukannya dua pasien yang positif Covid-19 di Papua. Hingga saat ini Status Papua terkait Pendemi Covid-19 masih siaga darurat.
(Jack)





Apa komentar anda ?