ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Keluarga Besar Yakobus Tanawani Demo Pertamina Tuntut Pembayaran Hak Ulayat Tanah

Keluarga Besar Yakobus Tanawani Demo Pertamina Tuntut Pembayaran Hak Ulayat Tanah

Oleh : Noken Live
13 Februari 2020
Di Hukum dan Kriminal
0
Keluarga Besar Yakobus Tanawani Demo Pertamina Tuntut Pembayaran Hak Ulayat Tanah

Aksi Demo yang digelar oleh keluarga besar Yakobus Tanawani disekitar PT Pertamina Terminal Serui

Serui, Nokenlive.com – Keluarga besar Yakobus Tanawani dan Gerson Tanawani yang mengaku sebagai pemilik hak ulayat adat di lokasi Wilayah Pantai Barawaikap, Newi, dan Tarau Tanao melakukan aksi demonstrasi di depan kantor PT. Pertamina Depot Serui, Kamis (13/2). aksi yang di ikuti puluhan anak adat Tanawani ini, menuntut pembayaran hak ulayat tanah yang dipakai Pertamina.

Dalam orasinya Mesak Adolof Tanawani yang merupakan koordinator aksi menyampaikan tuntutannya kepada Pertamina agar secepatnya menyelesaikan sengketa dan melakukan pembayaran hak kepada keluarga besar Yakobus Tanawani Sebagai pemilik hak tanah adat yang sudah di kuasai Pertamina selama 40 Tahun.

Bahkan Adolof mengungkapkan bahwa sudah 8 tahun ia bersama orang tua memperjuangkan dan menuntut pembayaran haknya namun hingga saat ini belum pernah terjawab.

“Tanah ini sudah 40 Tahun di tempati Pertamina tetapi kami belum pernah menerima hak atas tanah ini, sudah 8 tahun kami memperjuangkan hingga sekarang belum ada hasil,” Ujar Adolof.

Aksi demo ini mendapat perhatian MRP (Majelis Rakyat Papua) yang turun langsung ke lokasi. Ketua Pokja adat MRP, Demas Tokoro dalam kesempatan berbicara menyampaikan bahwa ini merupakan ratapan, dan ratapan ini harus mendapat jawaban. Dirinya mengatakan bahwa damai tanpa ada keadilan itu percuma, sehingga hal ini mendapat perhatian dari 31 Anggota MRP dibawah koordinator Pokja Adat. Mereka juga berkesempatan melihat lokasi tanah seluas 21.750 meter persegi yang ditempati oleh PT. Pertamina Terminal Pengisian BBM Serui.

“Kami sebagai lembaga representasi kultural orang asli Papua (OAP) tidak bicara seperti ini, seharusnya kami duduk bersama-sama dengan bermatarbat, bicara menyelesaikan masalah. Ungkapnya.

Sementara itu perwakilan dari pihak PT. Pertamina, Akmadun dihadapan pendemo menjelaskan bahwa akan duduk bersama untuk membahas dan mencari solusi dengan menunjukkan bukti-bukti pembayaran dari kedua belah pihak, namun jika tidak ada solusi maka dapat menempuh jalur hukum yang ada.

Terkait akan adanya pertemuan antara pihak MRP dan Pihak Pertamina pada 14 Pebruari 2020 nanti yang difasilitasi oleh Pemda Kepulauan Yapen, Adolof berharap dengan adanya pertemuan tersebut ada solusi yang dihasilkan.

Dari pantauan awak media, aksi demo tersebut berjalan dengan tertib begitu juga aktifitas pelayanan dari pihak Pertamina terlihat normal tampa ada gangguan dari massa.

Kapolres Kepulau Yapen AKBP Kariawan Barus SH, SIK, MH dan Dandim 1709 Yawa Letkol Inf. Leon Pangaribuan SH turun lansung untuk memastikan keamanan. Sedangkan dari pihak pemerintah hadir Asisten I , Portunatus Numberi, SE, M.Si dan Asisten II, Gokman Simbolon, SH begitu juga dari DPRD Kepulau Yapen ikut hadir ketua sementara Yohanes Robaba berserta anggota Dan 30 anggota MRP.

(rich/Itink)

Tags: Keluarga besar Yakobus Tanawani Gerson Tanawanipemilik hak ulayatPertamina Depot Serui
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Adanya Perseteruan Atas Kepemilikan Hak Wilayat Pertamina, Polres Yapen Lakukan Pengamanan Intensif

Berita Selanjutnya

Masyarakat Sarmi Demo Ke DPRD Tuntut Dewan Telusuri Dugaan Pemalsuan Surat Penonaktifan Wabub Sarmi

Berita Terkait

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Minuman Alkohol Ilegal, Kerugian Negara Capai 61 Juta Rupiah
Hukum dan Kriminal

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Minuman Alkohol Ilegal, Kerugian Negara Capai 61 Juta Rupiah

Kejari Jayapura Berhasil Amankan Satu DPO Perkara Tindak Pidana Korupsi
Hukum dan Kriminal

Kejari Jayapura Berhasil Amankan Satu DPO Perkara Tindak Pidana Korupsi

Situasi Wamena Mulai Kondusif, Aparat Masih Disiagakan di Tujuh Titik Strategis
Hukum dan Kriminal

Situasi Wamena Mulai Kondusif, Aparat Masih Disiagakan di Tujuh Titik Strategis

Wagub Papua Tengah Buka DIKLATDA dan FORBISDA HIPMI 2026, Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Tangguh
Hukum dan Kriminal

Wagub Papua Tengah Buka DIKLATDA dan FORBISDA HIPMI 2026, Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha Tangguh

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua