Jayapura, Nokenlive.com – Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyoroti kinerja ASN dan tenaga honorer di pemerintahan kota Jayapura yang masih tumpang tindih.
Untuk itu BTM meminta kepala OPD harus memperhatikan tenaga honorer terutama dalam cara berpakain dan pembagian tugas kerja dengan ASN.
“Saya melihat di masing -masing OPD itu pegawai honor mereka memakai pakaian keki padahal status mereka masih honorer maka mereka di haruskan memakai pakaian hitam putih,” kata Wali kota di ruang kerjanya.
Walikota juga mengatakan seringkali dalam kegiatan apel pagi dirinya melihat ada beberapa honorer yang mengikuti apel pagi dengan mengunakan pakaian ASN, bahkan ada honorer yang mengambil alih tugas ASN.
“Supaya bisa di bedakan dan semua tugas jangan di bebankan kepada petugas honorer sebab saya melihat OPD memberikan tugas penuh kepada honorer,”ujarnya
Di katakan Wali Kota seharusnya ini menjadi tugas ASN yang sudah jelas-jelas memiliki NIP dan gaji namun ternyata mereka tidak di berikan tugas dan tangung jawab kalau begini maka akan menimbulkan konflik
“ Saya bilang ikut apel ada OPD yang tidak mau ada stafnya ikut apel maka ada yang menyuruh honorer pakai pakean keki ini berartikan ada OPD yang melawan arahan saya,” katanya.
Untuk itu walikota Jayapura dua periode ini rencananya akan melakukan perombakan kabinetnya pada akhir tahun ini.
(Virgo)





Apa komentar anda ?