Jayapura Nokenlive.com – Peralatan khusus memang sangat penting dalam menunjang pembinaan guna sukses prestasi pada event Nasional empat tahunan PON XX/2020, apalagi sebagai tuan rumah tentu dipastikan inginkan tampil terbaik, hanya kenyataannya di lapangan salah satu nomor dibawah naungan Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Papua yang akan dipertandingkan pada PON XX itu tidak sesuai harapan.
Dimana peralatan tersebut terbilang sangat menyayat hati bahkan seharusnya tidak lagi digunakan dikarenakan tidak layak. Pasalnya peralatan yang digunakan sudah jadul (zaman dulu) sejak kepemimpinan Gubernur Papua periode 1973-1975 Brigjen Acub Zaenal atau 46 tahun silam lamanya peralatan itu digunakan.
“Untuk peralatan jadi saya mohon kepada pemerintah khususnya kepada KONI Papua, tuntutan perolehan medali itu sesuatu yang mustahil atau tidak mustahil bisa dicapai, apabila semua dukungan itu ada kerja sama yang baik. Jadi tidak harus kami dituntut, tapi peralatan ini dari zaman Acub Zaenal sudah dari 72-73 tahun dari PON ke PON tidak ada peralatan,” kata Pelatih Angkat Berat Ibrahim kepada wartawan olahraga, Senin (04/11/2019) di Gedung Latihan PABBSI Papua, Mandala.
Diungkapkan bahwa peralatan ini sudah terus di janjikan dari tahun ke tahun, hingga saat ini pun belum disediakan sekian lamanya PABBSI mengikuti PON. Apalagi cabor potensial meraih medali ini terus di tuntut untuk dapat meraih medali.
“Mohon perhatian pemerintah agar ada perubahan, sampai sekarang tidak jelas apakah di sediakan dan disiapkan karena PON lalu juga sama saja, di janjikan sekian puluhan tahun tidak ada pembelian. Jadi kami hanya ditekankan harus medali, harus medali, kalau dihitung-hitung sesuatu yang konyol, bahasa kasarnya,” imbuhnya.
Kendati demikian, dinilai ada beberapa atlet yang cukup mendekati rekor Nasional, sehingga pihaknya optimis dinomor Angkat Besi bisa menyumbangkan satu medali emas. Pasalnya selama ini hampir 30 tahun belum banyak berbicara di tiap PON.
“Atlet yang khusus saya tangani ada 15 orang, ada juga pelatih yang lain tangani. Target persiapan umum seluruh atlet kembali mengangkat apa yang dicapai terutama PON Jawa Barat, dari test yang dilakuka ada atlet yang melampaui, mudah-mudahan masuk di periodisasi khusus makin meningkat, sehingga target yang diberikan KONI dan PABBSI bisa tercapai, mereka sudah mencapai rekor Nasional yang sudah diciptakan di PON Jabar lalu,” tutupnya.
(Yod)





Apa komentar anda ?