Waropen, Nokenlive.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Yohana Susana Yembise melakukan kunjungan ke kabupaten Waropen, Rabu (9/10/2019).
Kunjungan kali ini dalam rangka penamatan Sekolah Perempuan Waropen angkatan ke – 1 (pertama) dan pengukuhan Forum Anak Waropen yang akan dilaksanakan pada kamis (10/10/2019) besok. Kedatangan ibu mentri di negeri seribu bakau didampingi Sekretaris Kementrian PPPA Pribudiantara Nur Sitepu, Asisten Deputi kesetaraan gender, bidang pendidikan, kesehatan dan pembangunan keluarga Budi Mardaya, Kepala Bagian Humas Ratna Onei Cholitah, Kepala Bidang kesetaraan gender dalam Pendidikan Ratih Rachmawati.
Rombongan yang tiba pukul 11:00 WIT disambut prosesi Adat setempat yakni pengalungan noken dan injak piring. Tampak juga ikut dalam rombongan Dandim 1709 YAWA Letkol Inf Leon Pangaribuan yang mendampingi rombongan dari Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pada acara ramah tamah dilaksanakan di Gedung pertemuan Hotel Merpati Urfas, kegiatan ini dihadiri pejabat lingkup Pemda Waropen unsur pejabat lainnya, Wakil Bupati Kabupaten Waropen Hendrik Wonatorei yang menyambut baik kedatangan mentri PPPA beserta Rombongan.
“Selamat datang Ibu Yohana Yambise Mentri Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak untuk yang kedua kali di negeri Seribu bakau,” Ucap Wabup Wonatorey dalam sambutannya.
Hendrik menyinggung pentingnya peranan perempuan dalam keluarga maupun dibidang pemerintahan, dengan adanya Sekolah Perempuan di kabupaten Waropen nantinya perempuan Waropen memiliki sumberdaya manusia yang unggul.
“Begitu strategis perempuan,waropen beruntung sekali ini punya Sekolah Perempuan, jadi nantinya perempuan waropen memiliki SDM unggul,” pungkasnya
Sementara itu, Menteri Yohana menyampaikan terimakasih Atas sambutan yang diberikan masyarakat pada kunjungannya yang keduakali ke negeri Seribu bakau tersebut ,sebelumnya pada kunjungan pertama tahun 2017 lalu menyisahkan kesan tersendiri baginya.
Sebagai Mentri pemberdayaan perempuan yang akan melakukan penamatan Sekolah Perempuan Waropen ke-1 Yosana berharap siswa tersebut sebagai tolak ukur pergerakan Perempuan Papua akan lebih maju.
“Dengan adanya pengukuhan atau pelantikan dari wisudawati maka ini akan tolak ukur dimana pergerakan di tanah Papua kita maju, kita mulai dari Waropen,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa Sekolah Perempuan Waropen akan menjadi model yang nantinya akan diterapkan di daerah lain khususnya Provinsi Papua.
“Sekolah perempuan ini sudah menjadi model yang akan kita terapkan di daerah lain”tandasnya.
(Rich/Itink)





Apa komentar anda ?