Sorong, Nokenlive.com – Dalam rangka Hut TNI ke 74, TNI bersama Polri, Forkopinda, DANLANTAMAL XIV, KOARMADA III, DANREM 171, bersama Pemkot Sorong menggelar penanaman pohon manggrove di kawasan wisata manggrove km.13 Kota Sorong,(07/10/19).
Dalam pengarahan walikota sorong, yang diwakili oleh wakil walikota sorong Dr.Pahimah Iskandar, menjelaskan bahwa, pada kesempatan ini, untuk ikut bersama merehabilitasi hutan manggrove serta menjaga sumber daya alam sebagai sikap hidup dan budaya bangsa. Oleh sebab itu, pada hari ini kita yang berada disini semua untuk menjaga lingkungan hidup, dengan cara menjaga apa yang sudah kita tanam sehingga tanaman dan pohon bisa tumbuh dan besar sehingga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dan anak cucu kita. Penanaman pohon manggrove serentak di seluruh Indonesia yang dilaksanankan oleh TNI sejalan dengan misi dan visi pemerintah daerah, kita telah berkomitmen untuk membangun dan memperhatikan kelestarian sumber daya alam dengan ekosistemnya sehingga kawasan hutan manggrove yang masih tersisa harus dijaga dengan baik.
KOARMADA III saat memberikan Keterangan kapada awak media, iya menjelaskan bahwa, sebagai Negara kepulauan Indonesia sebagai salah satu Negara yang memiliki hutan manggrov terbesar di dunia, sekitar 3 juta hektar hutan mangrove disepanjang 95 ribu kilometer pesisir Indonesia atau 23% dari keseluruhan ekosistem mangrove dunia. Keberadaan hutan mangrove memiliki peran yang sangat penting dan manfaat yang besar bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi penduduk di pesisir. Dari aspek biologis hutan mangrove berfungsi sebagai stabilitator produktifitas sumberdaya hayati wilayah pesisir yang akan berpengaruh terhadap perekonomian wilayah pesisir, selain itu keberadaan hutan mangrove memiliki keistimewahan dalam berbagai hal, baik itu segi fisik, ekologi dan ekonomi. Dari aspek fisik mangrove mampuh menahan ombak, mencegah abrasi bahkan mangrove mampu menimalisir bahkan mempu mencegah kerusakan akibat dari sunmi, sedangkan dari aspek ekologi mangrove mampu berfungsi sebagai filter polusi air dan udara, dapat tumbuh di tanah berlupur, limbah dan juga menyerap asab dari udara, disamping itu mangrove tempat hidup berbagai jenis ikan dan biota laut, sedangkan dari sisi ekomi mangrove mampu manghasilkan kayu untuk bahan bangunan dan arang.
Selain itu, kepala dinas libgkungan hidup, Kely Kambu, juga menyampaikan kepada TNI yang diprakarsai oleh Armda III, kota sorong, untuk melakukan aktifitas penanaman ribuan mangrove, gerakan satuhari di seluruh Indinesia. Iya menyampaikan bahwa kita harus selamatkan anak cucu dan selamatkan kota kita dalam pembangunan, kita tidak bisa mengejar pembanguan tanpa memperhatikan ekoligis kota ini, pemanasan global dan pemanasan iklim dan meningkatnya temperatur di Kota Sorong ini sudan memcapai 33 derajat celsius, itu menggambarkan bahwa suhu temoeraturnya terus meningkat, jika terus meningkat maka, kita harus melakukan tindakan-tindakan pencegahan dan pengendalian salah satu tindakan pengendalian yang bisa kita lakukan bersama untuk menurunkan temperatur kota adalah dengan cara menanam mangrove.
(Topan Duta)





Apa komentar anda ?