Jayapura, Nokenlive.com – Paska kerusuhan di Wamena yang menimbilkan korban meninggal 30 orang dan puluhan orang luka-luka serta ratusan ruko, rumah dan kantor pemerintah yang di bakar, Gubernur Papua Lukas Enembe meminta maaf dan menyatakan turur berduka.
Dalam keterangan pers di Jayapura Senin (30/09) mengatakan Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan Permohonan maaf dan rasa belangsungkawa sebesar-besarnya bagi msayarakat yang menjadi korban kerusuhan di Wamena pada tanggal 23 September 2019.
Lanjut Lukas Enembe, Pemerintah daerah dan TNI dan POLRI menjamin keamanan dan kenyamanan warga negara RI dimana saja mereka berada termasuk di Wamena.
“Atas kejadian di Wamena, Pemerintah Provinsi meminta maaf dan menyatakan turut berduka, kami juga menjamin keamanan seluruh masyarakat di Wamena,” Kata Lukas Enembe.

Lanjut Lukas Enembe, Pemda siap melakukan rekontruksi dan rehabilisasi aset-aset milik pemerintah daerah serta toko dan kios masyararakat yang rusak dan terbakar.
“Penanganan mendesak saat ini adalah untuk mengevakuasi korban kerusuhan baik yang meninggal maupun yang luka-luka. Serta menyediakan makan dan minum serta kebutuhan hidup mendesak lainnya bagi masyarat yang mengungsi di Kodim dan Polres serta gereja dan masjid,” tutur Lukas Enembe.
Sementara itu Wakapolda Papua Yakobus Marjuki mengatakan hingga saat jumlah pengungsi yang terdata 8000 orang yang tersebar di 23 titik.
“Kondisi pengungsi rawan terserang penyakit, data Polres Jayawijaya, jumlah pengungsi di Polres Jayawijaya mencapai 2000 orang dan 471 orang terserang penyakit Diare, kata Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki di Bandara.
Lanjut Waka Polda, pengungsi rawan terserang penyakit karena faktor cuaca di wamena di dingin dan mereka banyak yang tidak punya pakian, tidur dengan kondisi apa adanya sehingga muda terserang penyakit.
“Untuk Evakuasi pengungsi di utamakan yang korban luka, ibu dan anak-anak. Sedang warga lainnya paska rekonsiliasi memang masih trauma hanya saja diharapkan bisa bersabar dan tidak meninggal Wamena karena sedang di upayakan pemulihan,”Kata Waka Polda
Untuk menjamin keamana warga yang ada di pengungsian dan warga lainnya sudah ada 450 pasukan yang sedang menjaga kota wamena dari ancaman.
(JW)





Apa komentar anda ?