ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Agustus 31, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » KOMNAS HAM Papua Sesalkan Demo Anarkis

KOMNAS HAM Papua Sesalkan Demo Anarkis

Oleh : Noken Live
24 September 2019
Di Hukum dan Kriminal
0
KOMNAS HAM Papua Sesalkan Demo Anarkis

Jayapura, Nokenlive.com – Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua Frist Ramandey mengaku sangat menyenyangkan aksi demo yang berakhir rusuh di beberapa kota di Papua dan Papua Barat.

“Kami menyesalkan aksi demo anarkis yang berunjung jatuhnya korban jiw a dan harta benda yang.tidak sedikit,” ungkap Frist Ramandey usai menjengkuk para korban rusu Weana di RS. Bayangkara (24/09).

Menurut Frist Aksi demo besar-besaran di Papua ini di picu.masalah rasis di Surabaya. UU menjamin menyampaikan pendapat dimuka umum namun tidak boleh anarkis.

“Demo itu di jamin UU, tapi tidak anarkis, kalau anarkis maka harus bertanggung jawab secara hukum,” Kata Frist Ramandey.

Saat ini lanjut Frist, Komnas HAM telah membentuk TIM investigasi untuk turun ke Jayapura, Wamena, Manokwari, Sorong, Surabaya, Makasar dan Manado dan hasilnya masih di tunggu.

Lanjut Frist pada insiden rusu di Waena 700 orang di tangkap, namun melalui negosiasi yang panjang mereka di bebas tadi siang dan Gubernur sendiri hadir di Mako Brimob.

“Tadi di Mako Brimob Gubernur meminta mahasiswa untuk tidak lagi melakukan aksi demo anarkis, namun berpikir kuliah karena masa depan Papua ada di tangan mereka,” Kata Frist Ramandey.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombel Pol Ahmad Mustofa Kamal di RS. Bayangkara mengatakan, Untuk demo rusus pada Senin (23/09) yang terjadi di Waena dan Wamena menyebabkan jatuhnya korban jiwa yang tidak sedikit.

Untuk Waena Jayapura 1 Anggota TNI gugur, 3 warga sipil tewas dan 6 Polisi luka-luka sedang untuk di Wamena Jayawijaya jumlah korban jiwa 23 orang dan korban luka 64 orang.

(JW)

Tags: Komnas HAM Papua
Bagikan2Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

25 Anggota DPRD Jayapura Terpilih Jalani Pembekalan

Berita Selanjutnya

Ikut Character Building dan AMT, Tim Sepakbola PON Semakin Meningkat

Berita Terkait

Gubernur MEPA: Pengawasan orang asing harus diperkuat
Hukum dan Kriminal

Gubernur MEPA: Pengawasan orang asing harus diperkuat

Pasutri WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi Jayapura, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal
Hukum dan Kriminal

Pasutri WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi Jayapura, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Dua Pemuda Diamankan Polisi Usai Diduga Bobol Toko di Pasar Inpres Dok IX
Hukum dan Kriminal

Dua Pemuda Diamankan Polisi Usai Diduga Bobol Toko di Pasar Inpres Dok IX

Perkuat Pengamanan Pasca Pembakarang Kantor Pemerintah di Ilaga, Polda Papua Tengah Kirim BKO Brimob
Hukum dan Kriminal

Perkuat Pengamanan Pasca Pembakarang Kantor Pemerintah di Ilaga, Polda Papua Tengah Kirim BKO Brimob

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua