Serui, Nokenlive.com – Sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dukungan masyarakat yang dimana sampai saat ini masih bergandengan tangan dalam menjaga perdamaian di kota ACIS ( Aman Ceria Indah Sehat ) julukan kota serui ini, Pemda yapen bersama seluruh komponen masyarakat melakukan deklarasi damai dalam rangka memperingati hari pencetus zona damai ke 19 tahun bertempat di panggung pelataran.Selasa (17/9).
Yunias Mawene selaku pencetus zona damai di kabupaten yapen dalam sambutannya jelaskan bahwa pada tanggal 17 September 2000 sudah mencetuskan serui sebagai zona damai dan setiap generasi harus menuliskan zona damai sampai dengan generasi selanjutnya.ujarnya.
Ia juga jelaskan dalam menciptakan zona damai di harus memenuhi 3 faktor yang harus dilakukan yaitu pertama harus ada Ketulusan hati, tidak boleh ada niat-niat jahat didalamnya, kedua harus dengan semangat yang tinggi, semangat membangun dengan cinta kasih dan faktor ketiga harus mempunyai Jiwa yang besar, kepentingan harus dikorbankan untuk kepentingan umum.
” zona damai artinya semua orang harus hidup berdampingan walaupun ada perbedaan pendapat atau pandangan, perbedaan suku, ras, agama dan bahasa”.tandas Yunias.

Selaku pencetus zona damai juga berpesan, zona damai bukan sebatas kata-kata akan tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan seperti halnya miras pada tahun 2000 sudah kutuk dan seharusnya miras sekarang tidak ada lagi di yapen akan tetapi sampai saat ini tetap masih ada.
Sementara itu dalam sambutan Bupati Tonny yang di bacakan oleh wakil bupati Frans Sanadi ungkapkan kebersamaan ini adalah pertanda ungkapan rasa syukur dan penghormatan kita terhadap momentum bersejarah dideklarasikannya kabupaten kepulauan yapen sebagai daerah zona damai pada 19 tahun yang lalu.
“kita berkumpul disini untuk mensyukuri keberadaan yapen yang saat ini masih selalu dalam keadaan kondisi yang aman dan kondusif serta kehidupan masyarakat yang rukun, damai, saling mengasihi, saling menghormati dan saling menghargai satu dengan yang lain, meskipun kita diwarnai perbedaan agama, suku, ras, dan budaya”.papar Frans
Lanjut Frans, kondisi Papua secara umum dalam beberapa waktu terakhir ini digoncang oleh isu-isu yang berkembang dan dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab hingga melebar pada munculnya aksi-aksi anarkis pada beberapa daerah di Papua yang mengakibatkan rusaknya fasilitas umum dan mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketentraman hidup bermasyarakat.
“saya minta kepada masyarakat di kabupaten yapen agar tidak terhasut dengan isu-isu yang berkembang, apalagi melakukan aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri dan merugikan kepentingan orang banyak”.tutupnya.
Acara yang di hadiri juga oleh para pimpinan 7 kepala suku yang ada di yapen ini, hadir pula para muspida, forkompimda, para ketua paguyuban, para tokoh, seluruh masyarakat baik pendatang maupun OAP di lakukan pula beberapa atraksi penampilan, proses kakesi pembayaran aday dari paguyuban panjawi kepada 7 suku adat di yapen serta intinya melakukan penandatanganan deklarasi damai bersama.
Dalam acara yang di padati ratusan masyarakat ini menunjukan bahwa masyarakat kabupaten yapen sangat menjunjung tinggi kedamaian dan terus menjaga kesatuan dengan saling menghormati tanpa adanya saling perbedaan.
(Eman)





Apa komentar anda ?