Jayapura, Nokenlive.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) provinsi Papua, Pdt Lipiyus Biniluk meminta kepada seluruh masyarakat Papua untuk saling percaya dan saling mendukung untuk membangun tanah Papua sebagai tanah damai.
“Seluruh warga masyarakat yang ada di Papua dari agama apa pun adalah sama-sama warga masyarakat Papua jadi perlu memprioritaskan rasa saling percaya dan saling mendukung antar sesama agar istilah Papua tanah damai itu bisa terwujut dalam kehidupan sehari-hari,” kata Miniluk kepada wartawan di Jayapura, Juma’at (6/9/2019).
Pihanya, sudah berkomitmen bersama para pendeta dan pastor untuk menyampaikan himbauan kepada umat di gereja untuk diketahui himbauan tersebut dan melaksanakannya.
“Beberapa hari yang lalu kami (para pendeta dan pastor) menggelar rapat bersama di kantor Kanwil provinsi Papua dan saat itu semua tokoh agama berkomitmen untuk meyampaikan himbauan melalui mimbar-mimbar agama supaya tanah Papua aman dan damai,”ungkapnya.
Perbedaan pandangan dalam kalangan masyarakat terus menjadi suatu kebiasaan, terkait itu, tokoh agama juga meminta tidak ada lagi rasa perbedaan antar sesama. Karena menurutnya, warga masyarakat yang ada di Papua adalah sama-sama orang Papua.
“Membangun Papua dengan aman dan damai. Jauhkan segala rasa kebencian antara sesame itu adalah harapan besar dari tokoh agama di Papua,”ujarnya.
Terkait aksi unjuk rasa pada Kamis, (29/8) lalu, menurutnya, telah merusak fasilitas public oleh masa, bahkan sampai terjadi korban nyawa. Untuk itu, pihaknya berharap tidak ada aksi demo-demo lagi mulai sekarang.
Korban nyawa serta banyak fasititas public yang menjadi sasaran sehingga mulai sekarang tidak ada aksi demo dari pihak mana pun. Tidak mau lagi ada pertumpahan darah di atas atanah Papua,”harapnya.
(Thiand)





Apa komentar anda ?