Nabire, Nokenlive.com – Ribuan masyarakat kabupaten Nabire menggelar aksi demontrasi dihalaman kantor DPRD Nabire pada Kamis (22/08/2019).
Dalam demontrasi itu dapat dihadiri oleh ratusan ribu warga yang terdiri dari Pelajar, Mahasiswa, para orang tua, petani, pimpinan gereka Kristen Protestan, Katolik dan masyarakat Asli Papua.
Kordinator Umum Aksi Demontrasi Sonny Dogopia mengatakan kami orang Papua bukan bintang tetapi kami adalah manusia ciptaan Tuhan.
“Kami adalah bangsa Melanesia yang di Ciptakan oleh Allah maka jaga hargalah harga diri kami dengan martabatnya. Kami masyarakat Papua tak mau dengar lagi ormas bilang Orang Papua binatang, “ujarnya.
Terkait rasisme yang dilakukan Ormas di Surabaya, Malang dan Makassar terhadap mahasiswa Papua, masyarakat Papua minta kepada Presiden Jokowi agar pelaku harus diproses secara hukum.
“Pelaku atau Ormas yang ada di Surabaya, Malang dan Makassar harus diproses hukum agar tujuan hukum “Keadilan” itu bisa berlaku,”ujarnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Dance Yogi Anggota DPRD Nabire mengatakan, asprisi yang disampiakan masyarakat Papua di Nabire ini kami akan sampaikan kepada pimpinan daerah yaitu kepada bapa bupati kabupaten Nabire.
“Kami Pemerintah daerah Provinsi Papua siap untuk pulangkan Mahasiswa yang sedang merantau di pulau Jawa. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat dalam hal ini presiden Jokowi siap untuk Tarik kembali para transmigran yang ada Di Tanah Papua,”ungkapnya.
Dirinya mengajak kepada semua Bupati dan DPRD dari 29 Kabupaten kota di provinsi Papua dan juga Gubernur serta DPRP untuk harus bersatu pulangkan mahasiswa Papua yang sedang merantau di tanah jawa.
(Thiand)





Apa komentar anda ?