Jayapura, Nokenlive.com – Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud bekerja sama dengan BNN telah melaksanakan kegiatan monitoring program aksi guru dalam rangka perlindungan dan pencegahan siswa dari bahaya narkoba di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut diikuti 100 orang yang terdiri dari guru SMA, SMK dan SLB Pembina Papua yang berlangsung di Hotel Horizon Jayapura, Senin, (19/8).
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua yang diwakili Kasi Guru Tenaga Kependidikan SMK, Frans L. Kaidel.
Dalam sambutannya , Frans L. Kaidel mengatakan masalah narkoba di tanah air merupakan sorotan penting baik multidimensi dan multisektoral, sehingga diperlukan perhatian dan kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait baik pemerintah maupun masyarakat.
Kami mengimbau agar para guru dapat mengimplementasikan rencana aksi guru di sekolah dalam pencegahan narkotika yang kian marak, khususnya di lingkungan sekolah sehingga penyalahgunaan narkoba dapat diminimalisir,kata Frans kepada nokenlive.com di Jayapura, Senin, (20/8/2019) kemaring.
Sebagai observer monitoring BNN diwakili oleh Kabid P2M BNNP Papua, Kasman, S.Pd.,M.Pd memberikan saran dan masukan upaya perbaikan pembelajaran di sekolah terkait materi narkoba serta mengimbau agar para guru dapat berpartisipasi aktif dalam pencegahan narkoba dilingkungan sekolah.
Adapun fasilitator yang telah melakukan hasil implementasi program guru dalam pencegahan bahaya narkoba bagi siswa dan merupakan tindaklanjut Bimbingan Teknis program aksi guru adalah :
1. Marice Uyo, S.Pd (Guru SMK N 5 Jayapura);
2. Jakoba Selfiana Burumi, S.Sos (Guru SMAN 2 Jayapura)
3. Naomi Awoitauw, S.Pd (Guru SLB Pembina Papua).
(Thiand)





Apa komentar anda ?