Burmeso, Nokenlive.com – Tim kelompok kerja Majelis Rakyat Papua (MRP) yang berjumlah 8 orang melakukan kunjungan kerja kekabupaten mambramo raya guna menindaklanjuti sejumlah masalah yang terjadi.
Kedatangan rombongan MRP tersebut tiba pada hari Sabtu 10/8 di Lapangan Terbang Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah dan dijemput secara oleh masyrakat setempat.
Menurut Anggota MRP Pokja perempuan Maria Rofek bahwa Maksud dan tujuan kedatangan Anggota MRP Provinsi Papua di Kabupaten Mamberamo Raya dalam rangka kunjungan kerja sekaligus menggelar sosialisasi dan dengar pendapat dengan masyarakat Mamberamo Raya .
Di samping itu kedatangan Pokja MRP ke Mambramo Raya untuk melihat secara langsung adanya aksi mogok Belajar Mlmengajar guru guru sekolah SD, SMP, SMA di Kab. Mamberamo Raya yang sudah berlangsung sejak bulan juli hingga saat ini.
,” kedatangan rombongan MRP ke kabupaten Mambramo raya adalah untuk melakukan kunjungan kerja, sekaligus melakukan tatap muka dengan masyrakat terkait sejumlah masalah yang ada di Mambramo ini, tetapi juga kami akan duduk bersama dengan guru2 dan masyrakat tetapi juga dari Dinas Pendidikan untuk melakukan dialog terkait dengan aksi mogok mengajar yang sudah berlangsung sebulan lebih tetapi tidak ditangani secara serius oleh Pemerintah Daerah, karena masalah pendidikan ini sudah menjadi perhatian dari Pemrov Papua dan Pemerintah Pusat sehingga harus di carikan solusi segera agar anak anak Mambramo ini tidak menjadi korban pendidikan, ” jelas Maria Rofek.
Menurut Maria Rofek sebanyak 8 anggota MRP yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mambramo Raya tersebut masing2 Demas Tokoro (Ketua Pola Adat) Dorince Mehue (Ketua Pokja Agama, Maria Rofek (Ketua Pokja Perempuan),Neles Rumbarar (Anggota ), Leonora Wonatorey (anggota), Felisitas Kabagamu (anggota), Markud Kajoi (anggota).
Menurut Maria Rofek bahwa hingga rabu mendatang, rombongan MRP Papua akan berada di Mambramo Raya dan melakukan tatap muka dengan komponen masyrakat sekaligus menampung semua aspirasi masyrakat terkait sejumlah permasalahan yang terjadi hingga mandeknya roda pemerintahan di Mamberamo raya yang tidak berjalan maksimal.
,” kami berharap kepada seluruh masyrakat agar kunjungan kerja yang dilakukan rombongan MRP ke Mambramo Raya ini dapat dimanfaatkan secara oleh masyrakat adat untuk menyampaikan aspirasinya kepada MRP, agar kami menindaklanjuti.
(Nappy)





Apa komentar anda ?