Karubaga, Nokenlive.com – dalam rangka persiapan untuk menyukseskan PON 2020 Papua dari Cabor Paralayang yang akan di pusatkan di Kabupaten Tolikara tepatnya di puncak tagalakpaga tempat take off dan karubaga tempat leading. Maka Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE, M. Si melakukan berbagai persiapan PraPON 2019 salah satunya dengan mengelar Festival paralayang yang dipandukan dengan seni budaya dipusatkan dipuncak tagalakpaga Tolikara Senin, 05 Agustus 2019 kemarin.
Bupati Usman G. Wanimbo, SE, M. Si diwakili Kepala Inspektorat Drs. Maas Siagian ketika membuka kegiatan itu dalam sambutan Bupati Usman g. Wanimbo memberikan pengargaan tinggi dan ucapan terima kasih kepada peserta tim paralayang yang siap mengharumkan nama Tolikara ke tingkat nasional dan internasional. Iven ini salah satu upaya mempromosikan atlit-atlit terbaik ke tingkat provinsi hingga nasional dan juga siap bersaing pada PON 2020 mendatang. Sebab Tolikara termasuk peserta paralayang PON 2020 dan cabor paralayang ini juga menjadi daya tarik destinasi wisatawan mancanegara.
“saya berharap warga Tolikara mendukung dan membagun kebersamasn dengan berusaha menghapus permusuhan dan perbedaan pendapat, mari kita menciptakan perdamaian dan mewujudkan kemajuan daerah yang lebih baik”. UjarNya
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Saulus Narek mengatakan ajang festival paralayang dan seni budaya ini untuk mempromosikan identitas budaya Tolikara ke tingkat Nasional. Festival paralayang dan seni budaya ini salah satu icon untuk PON 2020. Dikatakan Tolikara adalah salah satu daerah destinasi wisata, untuk daya tarik wisatawan sebab pemerintah pusat dan daerah sudah memutuskan tiga lokasi atau area yang menjadi destinasi wisata yakni, lokasi Biuk, Tagalakpaga, Baganagap dan Karubaga. Peserta atlit paralayang yang tampil pada Festival paralayang dan seni budaya ini dimula selama 3 hari dimulai senin 05 hingga selesai 7 Agustus 2019 kami berharap berjalan dengan aman dan lancar.
Hal serupa juga ditegaskan Asisten pengurus paralayang KONI Papua Stif Dubon yang hadir dalam iven ini mengatakan pekan olahraga nasional ini dipusatkan di Tolikara tetapi dibagi juga dalam beberapa klaster seperti Jajawijaya,menjadi anak cabang beberapa kabupaten juga sehingga peserta tim paralayang ini akan uji coba selama tiga hari di sini. Peserta tim Paralayang terdiri dari Kabupaten Lani Jaya sebanyak 6 orang Jayawijaya 7 orang Tolikara 5 orang dan atlit Nasional 4 orang
“Papua siapkan 10 atlit paralayang yang akan tapil pada PON 2020 dan kami siapkan atlit lebih profesional lagi.Dan tahun depan kami bakal uji coba di Tolikara sehingga kami mohon ada dukungan dari seluruh warga masyarakat Tolikara”. Tambah kepala dinas Saulus Narek.
Pembukaan festival paralayang dan lomba seni budaya dihadiri seluruh peserta dan tamu undangan lainya.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?