Sarmi, Nokenlive.com – Forum honorer kategori dua dan juga umum yang ada di kabupaten Sarmi diminta agar mempercepat verifikasi dokumen masing-masing tenaga yang sudah memasukan data atau dokumen mereka, untuk segera dilakukan pendataan secepat mungkin, mengingat sudah waktu untuk menyerahkan secara menyeluruh semua dokumen ini ke jakarta sudah sangatlah singkat.
Ungkapan tersebut disampaikan Yonas Nussi kepada nokenlive dihadapan seluruh jajaran forum dan ratusan juga tenaga honorer yang mengikuti pertemuadan dalam hearing bersama komisi satu dewan perwakilan daerah provinsi papua, yang digelar di sarmi rabu kemarin 19/06.
Menurut anggota dpr papua jalur adat dari wilayah saireri itu, pasca menyerahkan notulen rapat kepada kepala kepala kepegawaian kabupaten sarmi yang hadir mewakili bupati, nussi minta agar dapat ditindaklanjuti dengan forum honorer yang ada di kota sobey julukan kota ombak sarmi, supaya mengakomodir seluruh tenaga honorer dan jangan sampai ada yang tercecer, pesan pria asal kabupaten seribu bakau waropen tersebut
Ditambahkan juga kepada forum yang ada di sarmi, bila perlu kepada mereka yang dahulunya bersebrangan dengan NKRI namun sudah membaktikan dirinya di kampung ataupun tingkat distrik juga wajib diakomodir menjadi pegawai negeri sipil, sekalipun setelah prajabatan ada yang langsung pensiun karena sudah lanjut usia juga tidak masalah, yang penting dedikasi setiap tenaga honorer yang sudah diberikan kepada negara di setiap pelosok tanah papua ini wajib di apresiasi.
Yonas Nussi juga meminta kepada forum honorer agar terus membangun komunikasi yang intens dengan pemerintah daerah, baik itu dengan kepala BKPSDM sarmi Paul Rorey dan jajaran dalam pencocokan dokumen honorer kategori dua maupun juga kepala daerah dalam hal ini bupati sarmi Eduard Fonataba, guna mendapatkan surat rekomendasi mewakili pemerintah daerah kepada presiden, supaya menjadi rujukan dibawanya berkas tenaga honorer nanti.
Selain itu ditempat yang sama Ronny Twenty selaku ketua forum honorer kabupaten sarmi mengakui bahwa pihaknya berharap agar proses pengangkatan honorer ini bisa berjalan baik, hingga semua bisa diangkat jadi pegawai negeri sipil, disinggung mengenai jumlah yang sudah di data dan menyerahkan dokumen berkisar sembilan ratus lima puluh enam tenaga, sehingga dirinya menargetkan kuota keseluruhan bisa mencapai seribu honorer baik kategori dua maupun umum dari kabupaten sarmi.
Diharapkan agar kabupaten sarmi bisa melakukan verifikasi dokumen secepatnya dan bergabung dengan kota jayapura, kabupaten mamberamo raya, provinsi papua dan juga beberapa daerah lainnya, dalam mempersiapkan tim masing-masing untuk segera bertolak ke jakarta menghantarkan berkasnya di istana, dan ini dilakukan guna menepati janji presiden kepada gubernur papua dan jajaran pasca pertemuan beberapa waktu lalu, agar segera direalisasikan bersama, terkait pengakatan tenaga honorer kategori dua dan juga honorer umum yang ada.
(RH)





Apa komentar anda ?