Jayapura, Nokenlive.com – Pemerintah kabupaten Keerom meresponi hearing yang digelar oleh komisi satu dewan perwakilan rakyat papua (DPRP) terkait notulen rapat tanggal 10 mei 2019 di Sekretariat Negara, dalam upaya pengangkatan tenaga honorer kategori dua menjadi pegawai negeri sipil.
Dalam hearing tersebut, hadir Yonas Nusy anggota komisi satu DPR-P pemkab keerom di wakili oleh staf ahli bupati Andi Samonsabra, kemudian Markus kepala Badan Kepegawaian Daerah dan juga Minggu kepala Kesbangpol beserta ratusan tenaga honorer, baik dari perwakilan tingkat provinsi maupun kabupaten keerom sendiri.
Kepada nokenlive Yonas Nusy anggota komisi satu DPR-P mengatakan bahwa pertama-tama pihaknya mengapresiasi pemerintah daerah Keerom dan juga tenaga honorer yang ada karena sudah berinisiatif menyediakan tempat di Arso untuk mengumpulkan bersama seluruh honorer yang ada bersama dengan pemerintah setempat untuk menggelar hearing bersama terkait hasil rapat tanggal 5 Oktober 2018 tentang apa yang sudah disampaikan oleh gubernur papua dan juga bupati/walikota yang hadir saat itu bertemu presiden di istana negara dan salah satu poin dalam pembicaraan saat itu adalah terkait pengangkatan 12.447 tenaga honorer yang ada di papua menjadi pegawai negeri sipil.
Menindaklanjuti maksud pertemuan pemimpin papua tersebut, Yonas Nusy menggelar hearing public guna mengakomodir tenaga honorer yang ada di kabupaten keerom dan telah dilangsungkan pertemuan serta menghasilkan kesepakatan bersama dengan pemda setempat, bahwasannya pemerintah bersedia menyandingkan database dari badan kepegawaian daerah bersama dengan tim honorer k2 yang ada di sana, agar tidak terjadi pengangkatan secara siluman tetapi orang yang diangkat benar-benar telah mengabdikan dirinya pada OPD terkait diatas lima tahun, tetapi juga pemerintah daerah membuka diri menerima masukan data dari forum tenaga honorer yang ada di keerom.
Kemudian ditempat yang sama, Andi Samonsabra selaku staf ahli bupati keerom mewakili pemerintah daerah memberikan apresiasi yang tinggi Yonas Nusy dan jajaran komisi satu DPR-P yang telah memprakarsai pengangkatan tenaga honorer dimaksud, oleh karena itu pada dasarnya mewakili pemda setempat memberikan dukungan baik itu dalam bentuk data dari BKD dan juga keperluan lain-lain terkait pengangkatan menjadi PNS pegawai honorer di Keerom.
Andi Samonsabra juga menambahkan bahwa pemerintah daerah siap menyandingkan data bersama dengan forum honorer k2 sesuai kesepakatan bersama dalam hearing tetapi juga pihaknya meminta kepada forum untuk menyurat kepada pemeritah daerah dalam hal ini bupati secara tertulis agar diketahui apa yang tengah diupayakan secara resmi disamping jajaranya menyampaikan lisan pasca pertemuan tersebut sehingga dari bupati memberikan dukungan terkait keberangkatan menghantarkan berkas-berkas tenaga honorer yang ada ke Jakarta nanti.
Dijelaskan lebih lanjut bahwa pemda keerom sebelumnya sudah pernah melakukan upaya yang sama oleh almarhum bupati Celcius Watae bersama Sekda dan jajaran hingga ke tingkat kementrian PAN-RB dan juga BKN Pusat, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil yang menyenangkan. Sehingga melalui forum ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengangkat tenaga honorer yang ada dan memang merupakan jalan Tuhan karena upaya ini diyakini membuahkan hasil mengakomodir k2 di keerom.
(RH)





Apa komentar anda ?