ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juli 17, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » 1700 Honorer K2 Yapen Harapkan Dukungan Pemda Buat Rekomendasi

1700 Honorer K2 Yapen Harapkan Dukungan Pemda Buat Rekomendasi

Oleh : Noken Live
17 Juni 2019
Di Provinsi Papua
0
1700 Honorer K2 Yapen Harapkan Dukungan Pemda Buat Rekomendasi

Serui, Nokenlive.com – Sebanyak seribu tujuh ratus tenaga honorer kategori dua yang terakomodir di Kabupaten Kepulauan Yapen menunggu respon dari bupati setempat guna memberikan surat rekomendasi terhadap berkas yang sudah dikumpulkan oleh dewan adat yapen untuk ditindaklanjuti ke tingkat pusat.

Ungkapan tersebut disampaikan Ones Wayoi selaku Ketua Dewan Adat Yapen didampingi Sekretaris DA Alex Sanggenafa kemudian tim asistensi Jelin Payai dan Ketua Tim Honorer saudara Efris Waay yang juga sebagai fasilitator, usai pertemuan bersama DPR Papua di kantor Dewan Adat kampung Waenakawini, Serui sabtu 15 Juni 2019, bahwa mewakili Seribu Tujuh Ratus tenaga honorer dan pegawai kontrakan yang ada, guna dimasukan dalam format Kementrian PAN-RB di Jakarta nanti, setelah rampung seluruh Dokumen yang diperlukan, bersama dengan daerah lain yang ada di Provinsi Papua, menurutnya pemerintah daerah wajib memiliki beban moral karena tenaga honorer ini merupakan masyarakatnya juga, sehingga sudah sepatutnya diperhatikan.

Lebih lanjut pria asal Aruisai – Serui Laut ini juga tegaskan bahwa anak-anak asli papua tidak kalah bersaing dengan anak-anak non Papua, Cuma tidak diberikan ruang yang tepat, disamping itu juga semua bagian-bagian yang hendak dikerjakan oleh putra daerah ini telah diambil alih oleh orang pendatang atau non Asli Papua, sehingga membuat anak-anak asli terdiskriminasi di tanah ini.

Selain itu ditempat yang sama, Yonas Nusy mengatakan bahwa kedatangan mereka dari komisi satu DPR Papua ke Serui adalah untuk mengecek Dokumen tenaga honorer yang ada sekalian juga untuk meminta dukungan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen untuk turut serta membantu apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakat yang terinklud didalam forum honorer dimaksud.

Anggota komisi I DPR Papua Yonas Nusy dan juga Dolfina Dimara serta dewan adat Yapen mengharapkan kepada Bupati setempat agar memberikan surat Rekomendasi kepada Presiden Republik Indonesia untuk mengakomodir para honorer yang ada di Kepulauan Yapen, kemudian kepada Badan Kepegawaian supaya bisa bekerja sama dengan baik, agar apa yang menjadi harapan kita bersama dapat terselesaikan secara baik.

Adapun disamping itu, lewat payung otsus ini diharapkan dapat memberdayakan orang asli papua menjadi tuan diatas negeri sendiri, dan roh otonomi khusus lewat momen ini bisa dimaknai baik oleh petinggi-petinggi, pejabat penentu kebijakan bisa memberikan dukungan agar momen ini menjadi nyata dan bukan sebatas impian semata seperti yang saat ini di bayangkan oleh anak-anak negeri di ufuk timur Indonesia ini.

(RH)

Tags: CPNS YapenHonorer K2 Yapen
Bagikan6Tweet4KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Berpisah Untuk Melangkah Maju Menggapai Cita-cita

Berita Selanjutnya

Pemkab Keerom Respon Bantu Data Honorer K2

Berita Terkait

Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus
Provinsi Papua

Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus

Lepas Penerima Beasiswa ADIK 2026, Plt Kadis Pendidikan Papua Minta Mahasiswa Jaga Prestasi dan Bangun Relasi
Pendidikan

Lepas Penerima Beasiswa ADIK 2026, Plt Kadis Pendidikan Papua Minta Mahasiswa Jaga Prestasi dan Bangun Relasi

Pemancing Terjatuh dari Jembatan Merah Youtefa, Ditemukan Meninggal
Provinsi Papua

Pemancing Terjatuh dari Jembatan Merah Youtefa, Ditemukan Meninggal

GMKI Desak Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Penembakan Ibu Hamil di Intan Jaya
Provinsi Papua

GMKI Desak Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Penembakan Ibu Hamil di Intan Jaya

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua