Wamena, Nokenlive.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya adakan pelatihan Guide (Pemandu Wisata) Pemula di salah satu hotel di Wamena, Rabu (22/5/2019) yang berlangsung selama tanggal 22 – 24 Mei 2019.
Tema kegiatan pelatihan Guide ini adalah “Peningkatan Kualitas Tata Kelola Destinasi Pariwisata Dan Kapasitas Masyarakat Pelaku Usaha Pariwisata”, Sedangkan Tema umum adalah : “Menjadikan Pemandu Wisata yang Handal dan berdaya Saing di Era millineal”.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Jayawijaya yang di wakili oleh Staff ahli bidang kemasyarakatan dan SDM, Ir Paulus Sarira, MM.
Dengan menampilkan pemateri-pemateri dari Kadisbudpar Jayawijaya, Kadisbudpar Kabupaten Jayapura yang sharing pengalaman sebagai guide senior di Papua, Dosen Akademi Pariwisata 45 selaku Koordinator Genpi Papua, Sekretaris HPI Papua, dan beberapa praktisi pariwisata tour and travel di Wamena.
Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Drs. Alpius Wetipo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peranan guide dalam mensukseskan kepariwisataan di Kabupaten Jayawijaya sangatlah penting, karena guide merupakan ujung tombak pariwisata kita.
“Pertama kali wisatawan turun di bandara udara, maka orang pertama yang ia bertemu adalah guide. Oleh karena itu pelatihan saat ini, dirasa sangatlah penting, apalagi dalam menyongsong PON ke-20 tahun 2020,” tutur Alpius.
Wetipo selaku Kadisbudpar Jayawijaya menambahkan berdasarkan hasil pelantikan di hari terakhir tercatat bahwa di Jayawijaya jumlah Guide yang terdata saat ini berjumlah 82 orang,
“Pada palaksanaan FBLB yang ke-30 bulan Agustus nanti jumlah guide ini semua mendapatkan tamu demikian di sampaikan,” harap Wetipo.
Naftali Rumbiak, SS selaku ketua panitia kegiatan pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan saat ini juga akan dilangsungkan pemilihan dan pelantikan DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia Jayawijaya (HPI) juga pemilihan ketua Genpi Jayawijaya.
Hari pertama teori di dalam kelas, kemudian dilanjutkan hari kedua masih teori namun disertai praktikum di depan ruangan kelas (english tourism) dan hari ke tiga diluar kelas (praktek lapangan).
Pelatihan guide yang dilakukan menekankan beberapa materi utama ; pemahaman guide terhadap dunia digital untuk memasuki era milineal, etika atau tehnik Guide, pengenalan ODTW dan penyusunan paket wisata, pengusaaan bahasa inggris, dan info tentang Genpi.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang diambil dari berbagai pengelola pariwisata, antara lain : Para guide, pekerja hotel, restoran, mahasiswa-mahasiswi dan masyarakat pemerhati pariwisata di Wamena.
(Vera Chalik)











Apa komentar anda ?