SENTANI, Nokenlive.com – Guna menciptakan generasi penerus yang handal dalam bercocok tanam, maka Komandan Lanud (Danlanud) Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso membagi ilmunya dengan mengajari anak- TK Angkasa mengenai cara penanaman tanaman sayuran-sayuran dan buah-buahan.
Usai mengajari anak-anak, kepada wartawan Danlaud menjelaskan bahwa anak-anak di TK Angkasa selain diajarkan pendidikan formal juga perlu dibina karakternya agar kecintaan kepada lingkungannya baik itu menanam sayur maupun buah-buahan itu ada.
“Disini kebetulan saya telah menyiapkan lahan. Selain untuk anggota saya sendiri supaya punya contoh langsung, juga bagi anak-anak TK Angkasa yang baru saja berdiri ini, kita ajak sama-sama. Supaya anak-anak ini kedepannya punya kecintaan khususnya dalam menanam sayur dan buah-buahan disekitar rumah-rumah mereka,” jelasnya.
Menurut pria yang berpangkat bintang satu ini, menanamkan kecintaan terhadap lingkungan terlebih dalam bercocok tanam sangat penting bagi anak diusia dini. “Karena mereka adalah penerus kita dan bangsa ini sehingga saya pikir mengajarkan mereka cara bercocok tanam adalah sesuatu yang sangat positif dan amat penting agar apa yang saya ajarkan ini berguna bagi kehidupannya kelak,” katanya.
Danlanud Silas Papare menerangkan, selain mengajari anak-anak menanam, dalam pelajaran di TK Angkasa yang Ia pimpin tersebut juga memilki sejumlah program, misalnya, program Cooking Class, yakni anak-anak diajarkan cara memasak seperti bagaimana membuat pancake, bagaimana membuat telur dadar, bagaimana cara menggoreng sosis.
“Dimana dalam praktek tersebut didampingi oleh orangtua dan guru. Nah, saya berharap apa yang kami terapkan berupa pembelajaran menanam dan memasak semata-mata kami lakukan dengan tujuan untuk menghadirkan generasi penerus yang handal dan pintar bukan saja dalam hal pendidikan formal tetapi juga dalam pendidikan non formal lainnya,” pungkasnya.
Saat ditanyakan terkait pengolahan lahan Lanud yang kekosongannya sangat luas, Kata Danalanud bahwa anggota juga bisa memanfaatkan lahan- lahan di sekitar perumahan dan areal Lanud jika ingin menambah penghasilan mereka.
“Kalau ada anggota yang ingin mengembangkan dalam skala besar untuk tujuan bisnis saya persilahkan. Sebab lahan yang tersedia sangat luas terutama menanam tanaman jangkah pendek atau tanaman jangkah panjang”ujarnya.
Diirinya juga sudah menanam beberapa pohon yang antara lain 100 pohon sukun dan 100 durian. “Kemudian saya juga telah memesan kurang lebih ada 50 pohon rambutan dari Binjai. Itu langsung saya datangkan dari Medan dengan harapan kedepannya Lanud dapat menjadi tempat agrowisata di Kota Sentani dan dengan demikian kita tidak perlu lagi memesan buah-buahan dari luar karena kita sendiri sudah memiliki itu semua,”tutupnya. (Rie)





Apa komentar anda ?