ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » BI: Transaksi Perdagangan Perbatasan RI-PNG Rp3 Miliar

BI: Transaksi Perdagangan Perbatasan RI-PNG Rp3 Miliar

Oleh : Noken Live
31 Oktober 2018
Di UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Ilustrasi / google

Ilustrasi / google

Jayapura, Nokenlive.com – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menyampaikan bahwa transaksi perdagangan pasar perbatasan dengan Papua Nugini (PGN) di Skouw Wutung, Distrik Muara tami, Kota Jayapura dalam sehari bisa mencapai Rp2 sampai Rp3 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua Joko Supratikto, di Jayapura, Selasa, mengatakan meskipun hari pasar di Perbatasan RI-PNG ini hanya dua kali dalam seminggu, tetapi transaksi perdagangannya cukup besar.

“Namun masalahnya mata uang yang digunakan transaksi di Skouw bukanlah Rupiah, tetapi sebagian besar menggunakan mata uang PNG yakni Kina,” katanya.

Menurut Joko, hal inilah yang menjadi perhatian Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, untuk kemudian membentuk Satuan Tugas Pengawal (Satgaswal) penggunaan Rupiah dengan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh 11 institusi pada Mei 2018.

“Kini upaya kami adalah menegakkan Rupiah di Skouw, di mana memang tidak bisa secara langsung ditegakkan hukum, karena transaksi dengan Kina ini sudah diterapkan sejak lama,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya saat ini tengah melakukan pendekatan lunak dengan mengedepankan pencegahan sampai dengan pendekatan tegas yaitu upaya penegakan hukum setelah kejadian.

“Sekarang ini masih dalam tahap ‘soft approach’ di mana dengan pola pendekatan ini, para pedagang yang berjualan di perbatasan setiap saat tertentu diawasi kami, apakah masih ada yang menggunakan Kina atau tidak,” katanya lagi.

Dia menambahkan di mana jika masih menggunakan akan langsung ditegur dan diminta membuat surat pernyataan untuk tidak lagi menggunakan mata uang Kina dalam bertransaksi.

(NL3)

 

Tags: Bank IndonesiaPerbatasan RI-PNGPerdagangan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Seorang Guru SMK Ninabua Wamena di Tikam

Berita Selanjutnya

Disperindag Tengah Menyiapkan Suvenir PON 2020

Berita Terkait

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi
Kabar Port Numbay

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi

KADIN Papua dorong pengusaha manfaatkan pasar modal
UKM, Bisnis dan Keuangan

KADIN Papua dorong pengusaha manfaatkan pasar modal

Pemkab Yalimo Perkuat Jiwa Wirausaha OAP Lewat Pelatihan Soft Skill
Papua Pegunungan

Pemkab Yalimo Perkuat Jiwa Wirausaha OAP Lewat Pelatihan Soft Skill

Bupati Yalimo Siapkan Rp7 Miliar untuk Dorong Usaha OAP
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Siapkan Rp7 Miliar untuk Dorong Usaha OAP

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua