Biak, Nokenlive.com – Setelah tiga hari di helat, sejak 14-16 September 2018, perlombaan balap Lanud Manuhua Open Drag Bike Championship 2018 resmi ditutup Komandan Lanud Manuhua Biak, Marsma TNI Fajar Adriyanto, di sirkuit Apron Lanud Manuhua Biak, Minggu (16/9/18).
Komandan Lanud Manuhua Biak, Marsma TNI Fajar Adriyanto, mengatakan lomba Drag Bike ini telah selesai dan dilaksanakan dengan aman dan lancar.
“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pendukung atas rerlaksananya kegiatan ini, terutama untuk Plt Bupati Biak Numfor, Bapak Herry A Naap dan seluruh pihak serta pembalap yang melaksanakan lomba ini dengan penuh sportifitas,” Ujar Danlanud.
Menurut Danlanud, Ada dua hal yang didapat dalam lomba saat ini yang menjadi prestasi untuk Biak, yakni Drag Bike saat ini adalah yang terbesar di Papua degan peserta mencapai 300an, berikut Drug Bike kali ini adalah yang pertama kali di laksanakan sampai malam hari khususnya di Papua.
“Kejuaraan Drag Bike ini diharapkan dapat digelar secara berkala, sekali dalam enam bulan atau setahun skali, serta menjadi event nasional dan akan diikuti lebih banyak lagi peserta,” tutur Danlanud Biak.
Kegiatan Seperti ini sengaja di buat di biak untuk menyalurkan bakat anak-anak muda agar lebih berkreasi dan bisa menyalurkan ide ide mereka, sekaligus untuk menyambut PON XX 2020, juga sebagai pemanasan untuk event yang lebih besar.
Danlanud menghimbau kepada anak-anak muda di Biak untuk stop balapan liar dijalanan, pihaknya menyediakan tempat dan fasilitas untuk balapan untuk pemuda Biak, silahkan digunakan sebagaimana mestinya.
Untuk 5 besar pembalap tercepat dari 18 kelas yang di pertandingkan mendapat piala dan uang pembinaan sedangkan untuk 5 pebalap terbaik kelas lokal dan 5 kelas open mendapat uang pembinaan dari Plt Bupati Biak Numfor.
Juara Umum kelas Open diraih Niko Sakauw dan juara umum kelas lokal setanah Papua diraih oleh Anugerah kecil yang mendapatkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. (RR)












Apa komentar anda ?