Wamena, Nokenlive.com – Bupati Yalimo, Provinsi Papua Lakius Peyon berjanji dalam waktu dekat akan memerintahkan aparat keamanan untuk menutup akses jalan trans Papua yang menghubungkan Kabupaten Mamberamo Raya ke Kabupaten Yalimo.
Rencana penutupan sementara akses jalan trans Papua bagi kendaraan umum ini dikarenakan dua hari terakhir, terjadi penyelundupan minuman beralkohol jenis vodka dan mension house yang diduga dikirim dari Jayapura melalui jalur darat ke Yalimo.
“Saya telah memerintahkan agar jalan yang berbatasan antara Yalimo dan Mamberamo Raya dipalang atau ditutup untuk umum, hingga balai jalan wilayah V Papua menyatakan trans Papua layak digunakan,” kata Bupati saat dihubungi dari Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis.
Bupati mengaku sudah menyurati pihak Balai Jalan Wilayah V Papua untuk tidak mengizinkan kendaraan umum melewati jalan trans Papua tersebut.
Terkait peredaran minuman keras di wilayah itu, pada Jumat mendatang, pemkab dan DPRD akan melakukan sidang untuk merevisi peraturan daerah (perda) tentang larangan peredaran minuman keras di sana.
“Di dalamnya kami akan berikan sanksi jika ada kendaraan yang membawa minuman keras ke Yalimo, maka kendaraannya akan ditahan hingga berbulan-bulan,” ucapnya.
Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba mengatakan pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa minuman keras dan mobil Mitsubishi Strada yang digunakan untuk memuat sembilan karton minuman keras jenis Vodka dan Mension House.
“Saya sudah meminta Polsek Yalimo untuk mengirimkan barang bukti dan pelaku ke Polres Jayawijaya untuk kami tindak,” ujarnya.
Kapolres berjanji mengintensifkan personel di Polsek Apalapsili untuk mengawasi pergerakan kendaraan dari Jayapura ke Yalimo. (NL3)





Apa komentar anda ?