ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, April 20, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemkab Jayawijaya Larang Pengembangan Padi Gogo

Pemkab Jayawijaya Larang Pengembangan Padi Gogo

Oleh : Noken Live
27 Juli 2018
Di UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Ilustrasi padi gogo / google

Ilustrasi padi gogo / google

Wamena, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, melarang pengembangan padi jenis Gogo di seluruh lahan pertanian sebab dinilai berpotensi menyingkirkan pangan lokal seperti umbi jalar, umbi kayu dan talas.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Marinus Kosay di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengatakan pangan lokal seperti umbi-umbian sudah dibudidayakan secara turun-temurun dengan cara tradisional sehingga harus dilestarikan.

Oleh karena itu, padi Gogo dilarang pengembangannya sebab jika dibudidayakan di Jayawijaya maka lahan umbi-imbian akan dialih fungsikan menjadi lahan persawahan, apalagi padi gogo adalah tanaman yang tumbuh di lahan kering.

“Memang ada jenis padi gogo yang bisa ditanam di lahan kering, tapi di sini (Jayawijaya) kita larang, karena padi tersebut yang dapat menyebabkan alih fungsi lahan,” katanya.

Kini, beberapa petani di Jayawijaya telah mendapat pendampingan untuk mengembangkan lahan persawahan namun tidak untuk padi jenis gogo.

Tanaman padi yang dikembangkan juga dipastikan tidak akan menyingkirkan tanaman lokal seperti umbi jalar, sebab jenis padi yang dikembangkan itu membutuhkan daerah berair yang tidak mungkin dijadikan lahan perkebunan umbi.

Marinus mengatakan memang ada beberapa pihak seperti akademisi dan LSM yang mengkhawatirkan ancaman keberadaan petani sawah di Jayawijaya terhadap pangan lokal.

“Saya akan bantah jika ada yang mengatakan pembukaan lahan sawah (untuk padi jenis lain selain gogo) akan menyebabkan alih fungsi lahan. Jangan merusak program (pembinaan bagi petani padi) yang kita bangun dengan bahasa seperti itu,” katanya. (NL3)

Tags: Padi gogopemkab jayawijaya
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Dinkes Jayawijaya Mulai Distribusi Vaksin Campak-Rubella

Berita Selanjutnya

Siswa SMKN-2 Jayapura di Pantau Uji Kompetensi

Berita Terkait

IKM Jayapura Tumbuh 4 Persen, 100 Pelaku Usaha Dibina pada 2026
Kabar Daerah

IKM Jayapura Tumbuh 4 Persen, 100 Pelaku Usaha Dibina pada 2026

Avtur Naik 60 Persen, DPRK Jayawijaya Imbau Waspadai Lonjakan Harga Sembako dan Tiket Pesawat
Kabar Daerah

Avtur Naik 60 Persen, DPRK Jayawijaya Imbau Waspadai Lonjakan Harga Sembako dan Tiket Pesawat

Bank Papua–GKI Supiori Selatan Teken Kerja Sama Payroll Pendeta dan Virtual Account
Kabar Daerah

Bank Papua–GKI Supiori Selatan Teken Kerja Sama Payroll Pendeta dan Virtual Account

DPM-PTSP Jayapura dan BEI Papua Perkuat Kolaborasi Perluas Akses Pasar Modal
Kabar Daerah

DPM-PTSP Jayapura dan BEI Papua Perkuat Kolaborasi Perluas Akses Pasar Modal

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua