ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Mei 15, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Kutukan, Kegagalan Juara Bertahan dan Sejarah Buruk 80 Tahun Silam

Kutukan, Kegagalan Juara Bertahan dan Sejarah Buruk 80 Tahun Silam

Oleh : Noken Live
28 Juni 2018
Di Olahraga
0
Kutukan, Kegagalan Juara Bertahan dan Sejarah Buruk 80 Tahun Silam

Marco Reus saat menyesali kegagalan timnya lolos dari penyisihan grup sebagai juara bertahan / gettyimages

Jayapura, Nokenlive.com – Piala Dunia 2018 di Rusia kembali menghadirkan kejutan. Bahkan mengulang kembali catatan buruk sang juara bertahan di turnamen empat tahunan.

Die Mannschaft-julukan timnas Jerman harus terhempas di penyisihan Grup F, setelah di hancurkan dua gol tanpa balas oleh tim yang sudah dipastikan tersingkir, Korea Selatan, Kamis (28/6/2018).

Sementara di pertandingan lainnya, diluar dugaan Meksiko harus menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari Swedia. Jerman pun harus mengakhiri turnamen sebagai juru kunci.

Hasil buruk Jerman ini memperpanjang kutukan Juara Piala Konfederasi yang gagal menjuarai Piala Dunia. Tercatat, Brasil di Piala Dunia 1998, 2006, 2010, 2014 dan Perancis di Piala Dunia 2002.

Selain kutukan juara Piala Konfederasi, Jerman mengikuti jejak empat tim juara bertahan (Brasil, Perancis, Italia dan Spanyol) yang selalu gagal di fase grup usai menjuarai Piala Dunia sebelumnya.

Brasil yang menjadi juara di Piala Dunia 1962 di Chili, harus tersingkir di fase grup saat berlaga di Piala Dunia 1966 di Inggris. Sebagai juara bertahan, Brasil kala itu hanya mampu memenangkan satu laga dan mengalami dua kali kekalahan dengan kemasukan enam gol.

Selanjutnya, giliran Perancis di Piala Dunia 2002 yang berstatuskan juara bertahan usai menjuarai Piala Dunia 1998. Les Blues gagal di fase grup usai menelan dua kali kekalahan dan satu kali imbang tanpa memasukkan sebiji gol pun.

Rekor buruk juara bertahan itu kembali berlanjut untuk tim Azzuri Italia. Datang sebagai juara bertahan di Piala Dunia 2010 setelah menjuarai Piala Dunia di Jerman tahun 2006, Italia gagal meraih satu kemenangan di Grup F. Italia kalah dari tim debutan Slowakia, dan imbang dari Selandia Baru juga Paraguay dengan kebobolan lima gol di turnamen tersebut.

Nasib sial dengan menyandang status sebagai juara bertahan, juga dialami oleh Spanyol di Piala Dunia 2014. Spanyol yang menjadi juara dunia 2010 di Afrika Selatan, menelan kekalahan dua kali dari Belanda dan Chili dengan digelontor tujuh gol. Sementara satu-satunya menangan atas Australia kala itu tak mampu meloloskan La Furia Roja dari penyisihan grup.

Selain mengikuti jejak kegagalan empat juara bertahan itu, Jerman juga mengulang sejarah buruk 80 tahun yang lalu. Dimana Piala Dunia 1938 yang digelar di Perancis, pasukan Uber Allez pernah tumbang di babak pertama. [Djaps]

Tags: Jerman gugurJerman vs KorselPiala DuniaPiala Dunia Rusia 2018
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Di Ilu Puncak Jaya, KKSB Beraksi Tukang Ojek Tertembak

Berita Selanjutnya

FBLB, Pemkab Jayawijaya Anggarkan Dana Rp.7 M

Berita Terkait

Persipura Dibubarkan Sementara, Owen Rahadian Pastikan Tim Kembali Juni 2026 dengan Wajah Baru
Kabar Daerah

Persipura Dibubarkan Sementara, Owen Rahadian Pastikan Tim Kembali Juni 2026 dengan Wajah Baru

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire
Kabar Daerah

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire

Mantan Pemain Persipura Era 90-an Helconi Hermain Doakan Mutiara Hitam Kembali ke Liga 1
Nasional

Mantan Pemain Persipura Era 90-an Helconi Hermain Doakan Mutiara Hitam Kembali ke Liga 1

Pelatih Adhyaksa FC Sebut Persipura Tim Kuat Jelang Laga Playoff
Kesehatan

Pelatih Adhyaksa FC Sebut Persipura Tim Kuat Jelang Laga Playoff

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua