ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Juni 22, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Didominasi Usia 15-19 Tahun, Pernikahan Dini di Kabupaten Jayapura Terus Meningkat

Didominasi Usia 15-19 Tahun, Pernikahan Dini di Kabupaten Jayapura Terus Meningkat

Drs. Derek T. Wouw, M.Si : Hingga Desember 2018 Ini Tercatat Ada Lebih dari 5000 Pasangan Muda

Oleh : Noken Live
6 Desember 2018
Di Uncategorized
0
Didominasi Usia 15-19 Tahun, Pernikahan Dini di Kabupaten Jayapura Terus Meningkat

Drs. Derek T. Wouw, M.Si

Sentani, Nokenlive.com  –  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Jayapura mencatat hingga akhir tahun 2018 ini angka pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur masih sangat tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DP2KB Kabupaten Jayapura, Drs. Derek T. Wouw, M.Si yang ditemui wartawan usai membuka Kegiatan Pembinaan Program KKBPK Bagi Masyarakat Oleh Kader, di Aula Lantai II, Kantor Bupati Jayapura, Kamis (06/12/2018).

Derek menyebutkan, untuk di Kabupaten Jayapura sendiri, pernikahan di bawah umur ini sering terjadi pada anak-anak usia sekolah, “kebanyakan itu diantara umur 15-19 tahun” sebut Derek.

Menurutnya, hal ini terjadi lantaran muda-mudi ini ingin coba-coba. Dikatakannya, beberapa bulan lalu pihaknya pernah duduk dan berdiskusi bersama 50 orang anak dari Distrik Sentani.

Hasil dari pertemuan tersebut terungkap bahwa 70 persen dari 50 anak tersebut sudah pernah berhubungan intim. “ya, itu mereka bilang ingin coba-coba.” kata Derek.

Dijelaskannya, pada saat muda-mudi ini melakukan hubungan layaknya suami-istri, mereka belum mengetahui resiko apa saja yang bisa terjadi apabila berhubungan intim di usia yang masih sangat muda.

“Resikonya ini banyak, selain hamil di usia muda, penularan penyakitpun bisa terjadi, oleh sebab itu itu kami memberikan bimbingan kepada para Kader BKKBN di tingkat Kampung untuk selalu senantiasa memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat menjaga dan mendidik anak-anaknya untuk tidak melakukan hubungan sex di usia muda” jelas Derek.

Diungkapkannya, jika pernikahan di bawah umur ini terjadi maka akan ada kerawanan terhadap yang bersangkutan. “Contonya di kesehatan, apabila hamil di usia muda bisa saja terjadi pendarahan karena usia kandungannya belum siap” ungkap Derek.

Berikutnya adalah perceraian, dikatakannya hal ini terjadi karena pernikahan muda ini bukan atas dasar cinta tetapi akibat dari coba-coba sehingga terjadi kecelakaan.

“Sehingga dari pada orang tua malu terhadap lingkungan sosial maka disitulah orang tua menikahkan mereka dan disitulah menyebabkan angka perceraian juga menjadi tinggi” kata Derek.

Berdasarkan data yang DP2KB ambil dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jayapura, hingga tahun 2018 ini tercatat ada lebih dari 5000 pasangan yang menikah di usia muda.

“Itu baru data sementara yang kita ambil dari Pencatatan Sipil, kita belum mengambil data dari Badan Pusat Statistik soal jumlah penduduk di Kabupaten Jayapura” tukas Derek.

Meski masih menggunakan data dari Disdukcapil, Derek memastikan bahwa data yang ada di Disdukcapil dan BPS itu tidak akan jauh berbeda.  (Rie)

BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

DPRD Kota Jayapura Kunker ke Polres Bahas Kamtibmas

Berita Selanjutnya

Pelantikan DPD Garda Indonesia Provinsi Papua

Berita Terkait

Gubernur Papua Tengah ajak masyarakat dukung kepemimpinan Elvis Tabuni
Uncategorized

Gubernur Papua Tengah ajak masyarakat dukung kepemimpinan Elvis Tabuni

Dana Otsus Tahap I Kota Jayapura Cair, Rp24,5 Miliar Sudah Tersalurkan
Uncategorized

Dana Otsus Tahap I Kota Jayapura Cair, Rp24,5 Miliar Sudah Tersalurkan

Bupati Elvis Tabuni Pastikan Peresmian Guest House Puncak Digelar 25 Mei, Sekaligus Groundbreaking Kantor Pemerintah
Papua Tengah

Bupati Elvis Tabuni Pastikan Peresmian Guest House Puncak Digelar 25 Mei, Sekaligus Groundbreaking Kantor Pemerintah

Hari Ketiga Asesmen Sumatif Akhir  Sekolah Dasar di Jayapura Berjalan Lancar
Uncategorized

Hari Ketiga Asesmen Sumatif Akhir Sekolah Dasar di Jayapura Berjalan Lancar

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua