ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Juni 7, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Akibat Hujan, Dua Komoditi Sayuran Mengalami Kenaikan

Akibat Hujan, Dua Komoditi Sayuran Mengalami Kenaikan

Oleh : Noken Live
23 November 2018
Di UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Ilustrasi/ google

Ilustrasi/ google

Jayapura, Nokenlive.com – Stok cabe rawit dan tomat terbatas di Jayapura membuat dua harga komoditi sayuran ini mengalami kenaikan di sejumlah pasar di wilayah ini.

Beberapa pedagang mengaku naiknya harga cabe rawit dan tomat terjadi sejak beberapa hari terakhir akibat hujan yang mengguyur kawasan pertanian seperti Koya dan Arso,kata Sunarti salah satu pedagang yang membuka lapaknya di pasar sentral Hamadi, Kota Jayapura, Kamis.

Dia mengatakan, saat ini harga cabe rawit berkisar Rp 70.000 hingga Rp 90.000/kg tergantung tingkat kesegarannya, sedangkan tomat berkisar Rp 25.000 hingga Rp 35.000/kg.

Memang ada pedagang yang memasok cabe rawit dari luar Jayapura namun masyarakat lebih memilih cabe rawit lokal, kata Narti seraya menambahkan, harga cabe rawit antar pulau Rp60 ribu/kg.

Ketika ditanya tentang harga hasil pertanian lainnya, Subaidah, salah satu pedagang mengatakan, secara keseluruhan harga masih stabil namun kalaupun mengalami kenaikan tidak sebesar Rp 5.000 hingga Rp 10.000,-.

Harga cabe padang Rp 70.000/kg, wortel Rp 30 ribu/kg, kol Rp 20 ribu/kg, buncis Rp 20 ribu/kg, cabe besar Rp 70 ribu/kg, bunga kol Rp 50 ribu/kg.

Timun, terong dan jagung masing masing Rp 5.000/tumpuk, sedangkan harga kangkung cabut, kangkung potong, kacang panjang, sawi, daun singkong berkisar Rp 4.000 hingga Rp 6.000/ikat.

(NL3)

Tags: Komoditi SayuranPasar Sentral Hamadi
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Enam Unit Rumah di Hamadi Rawa Ludes Dilalap Si Jago Merah

Berita Selanjutnya

Gubernur Papua Tolak  Tawaran PT Inalum Atas Saham Freeport

Berita Terkait

KADIN Papua dorong pengusaha manfaatkan pasar modal
UKM, Bisnis dan Keuangan

KADIN Papua dorong pengusaha manfaatkan pasar modal

Pemkab Yalimo Perkuat Jiwa Wirausaha OAP Lewat Pelatihan Soft Skill
Papua Pegunungan

Pemkab Yalimo Perkuat Jiwa Wirausaha OAP Lewat Pelatihan Soft Skill

Bupati Yalimo Siapkan Rp7 Miliar untuk Dorong Usaha OAP
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Siapkan Rp7 Miliar untuk Dorong Usaha OAP

Bincang Sagu di Harkitnas 2026, Yayasan Colo Sagu Nusantara Gaungkan Kebangkitan Pangan Lokal Papua
Budaya dan Pariwisata

Bincang Sagu di Harkitnas 2026, Yayasan Colo Sagu Nusantara Gaungkan Kebangkitan Pangan Lokal Papua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua