ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Kemarau dan Kebakaran Rusak Kebun Kopi Puncak, Pemasaran Masih Jadi Kendala

Kemarau dan Kebakaran Rusak Kebun Kopi Puncak, Pemasaran Masih Jadi Kendala

Oleh : Surya Balubun
30 Oktober 2026
Di Papua Tengah
0
Kemarau dan Kebakaran Rusak Kebun Kopi Puncak, Pemasaran Masih Jadi Kendala

Keterangan: Petani Kopi Puncak di Festival Kopi Papua Tengah di Nabire. (Foto: Istimewah)

NABIRE, Nokenlive.com – Pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, masih menghadapi tantangan serius. Selain produksi terganggu akibat musim kemarau dan kebakaran lahan yang merusak sejumlah tanaman kopi di Distrik Omukia, pengolahan pascapanen dan akses pemasaran hasil perkebunan juga belum berjalan optimal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perkebunan Kabupaten Puncak, Yuli Mengkidi, saat ditemui pada hari kedua Festival Kopi Papua Tengah 2026 di Gedung KSK, Bukit Meriam, Nabire, Jumat (30/10/2026).

Yuli mengungkapkan, kondisi kemarau yang terjadi tahun ini diperparah dengan kebakaran lahan sehingga berdampak langsung terhadap tanaman kopi milik petani.

“Faktornya kemarau, kemudian kebakaran lahan kemarin. Itu yang menyebabkan banyak tanaman kopi rusak dan terbakar,” katanya.

Ia menyebutkan, luas lahan perkebunan kopi di Kabupaten Puncak saat ini sekitar delapan hektare. Dalam pengelolaannya, petani menerapkan sistem tanam tumpang sari dengan tanaman lain, termasuk keladi.

Selain persoalan produksi, Yuli mengakui pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan masih membutuhkan perhatian lebih lanjut. Pasalnya, pada tahun ini dinas belum menjalankan mekanisme pengumpulan dan distribusi kopi hasil panen petani ke pasar luar daerah.

Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mendorong kopi Puncak agar tidak hanya diproduksi untuk kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Karena itu, keikutsertaan petani Kabupaten Puncak dalam Festival Kopi Papua Tengah 2026 diharapkan menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan pascapanen, mulai dari pemilihan biji kopi hingga proses pengolahan menjadi produk siap konsumsi.

Ke depan, pengembangan kopi di Kabupaten Puncak diharapkan tidak hanya berfokus pada perluasan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga diikuti penguatan kemampuan petani dalam mengolah serta memasarkan hasil perkebunan.

Dengan adanya pengembangan dari hulu hingga hilir, kopi Puncak diharapkan memiliki nilai tambah, mampu meningkatkan pendapatan petani, serta menjadi salah satu peluang penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Puncak.

(Lisa)

Tags: Festival KopiKabupaten Puncakmusim kemarauNabirePemasaran Kopi
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Puncak Miliki 48 Kelompok Tani Kopi, Pemerintah Perluas Pengembangan Perkebunan

Berita Selanjutnya

Dinas Pertanian Puncak Fokus Pembinaan, Dorong Kopi Bernilai Tambah

Berita Terkait

Dinas Pertanian Puncak Fokus Pembinaan, Dorong Kopi Bernilai Tambah
Papua Tengah

Dinas Pertanian Puncak Fokus Pembinaan, Dorong Kopi Bernilai Tambah

Puncak Miliki 48 Kelompok Tani Kopi, Pemerintah Perluas Pengembangan Perkebunan
Papua Tengah

Puncak Miliki 48 Kelompok Tani Kopi, Pemerintah Perluas Pengembangan Perkebunan

Dinas Pertanian Puncak Promosikan Potensi Kopi Lokal di Festival Kopi Papua Tengah
Papua Tengah

Dinas Pertanian Puncak Promosikan Potensi Kopi Lokal di Festival Kopi Papua Tengah

Pemprov Siapkan 1,25 Juta Bibit Dukung Pengembangan Ribuan Haktare Perkebunan Kopi di Papua Tengah
Papua Tengah

Pemprov Siapkan 1,25 Juta Bibit Dukung Pengembangan Ribuan Haktare Perkebunan Kopi di Papua Tengah

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua