TIMIKA, nokenlive.com — Bapperida Papua Tengah memperkuat tata kelola Satu Data Daerah melalui Lokakarya Tata Kelola Penyusunan Metadata Tahun 2026 untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan terukur.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Tembaga Timika, Senin, 5 Oktober 2026, melibatkan 26 perangkat daerah di Provinsi Papua Tengah, Bapperida atau Bappeda serta Dinas Komunikasi dan Informatika dari delapan kabupaten.
Sekretaris Bapperida Papua Tengah Jemmy Gerson Adii, mengatakan, penguatan tata kelola data diperlukan agar pemerintah memiliki informasi berkualitas sebagai dasar perencanaan, pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pengambilan kebijakan pembangunan.
“Pembangunan daerah membutuhkan data yang berkualitas, terstandar, terstruktur, memiliki definisi dan sumber yang jelas, serta dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan,” kata Jemmy saat membacakan laporan Kepala Bapperida Papua Tengah Elieser Yogi.
Menurutnya, metadata menjadi instrumen penting karena membantu pemerintah memahami karakteristik data, sumber, definisi dan penggunaannya sehingga informasi dapat dibandingkan, diintegrasikan serta dimanfaatkan secara tepat.
“Metadata menjadi instrumen penting untuk memastikan data dapat dipahami, digunakan, dibandingkan, diintegrasikan dan dimanfaatkan secara tepat sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan,” ujarnya.
Jemmy menjelaskan lokakarya tersebut juga diarahkan untuk menyusun kebutuhan data tahun 2027 yang selaras dengan program dan prioritas pembangunan Papua Tengah sekaligus meningkatkan kapasitas pengelola data statistik sektoral.
“Dari delapan kabupaten kita bersatu, dari keberagaman kita membangun satu Papua Tengah, dan melalui satu data kita membangun dengan informasi yang lebih terarah, terukur, terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya lagi.
Lokakarya berlangsung selama tiga hari, 5–7 Oktober 2026, dengan materi meliputi kebijakan Satu Data Daerah, standar data, metadata, kode referensi, interoperabilitas, penguatan peran kelompok kerja, penyusunan daftar data prioritas serta uji coba Portal Koteka atau Portal Data Daerah.
Bapperida menargetkan kegiatan tersebut menghasilkan kesepakatan daftar data, usulan penetapan data tahun 2027, serta komitmen penginputan dan pemutakhiran data secara berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan Papua Tengah yang lebih tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
(Vanny Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?