Wamena, Nokenlive.com – Duka saat ini tengah menyelimuti keluarga wartawan TVRI, Natalia Manufandu yang telah berpulang ke hadapan Sang Khalik saat melaksanakan tugas peliputannya di Kabupaten Lanny Jaya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lanny Jaya, Christian Sohlilait kepada wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya mengatakan bahwa jenazah akan dimakamkan dengan menggunakan gaun pengantin. Sekda juga menjelaskan, bahwa hal tersebut adalah atas permintaan dari ibunda Natalia Manufandu, Rose Ross Sroyer.
“Iya, kami sudah berkomunikasi dengan keluarga, dan ibu meminta agar jenazah dikenakan gaun pengantin sebelum diterbangkan dan selanjutnya disemayamkan di rumah duka” kata Christian Sohlilait, Sabtu (03/11/2018).
Sekda atas nama Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya juga menyampaikan rasa berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Christian Sohlilait mengungkapkan, almarhum merupakan sosok yang sangat baik dan profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai reporter.
“Oleh sebab itu kami atas nama Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan almarhum kepada kami” kata Christian Sohlilait.
Jelas Sekda, Almarhumah meninggal dalam menjalankan Tugas, dan kedatangannya ke Lanny Jaya untuk meliput Kegiatan KPK.
Menurut Sekda, setibanya hari Rabu (31/10/2018) sore, almarhum meminta agar dirinya tinggal di rumah Sekda Lanny Jaya, hingga almarhumah dipanggil Tuhan.
Kata Sekda, Almarhum saat berada di Lanny Jaya memang dalam keadaan kurang sehat, dan untuk hal ini dirinya telah meminta dokter untuk segera lakukan infus terhadap Almarhum, setelah itu Sekda lakukan koordinasi dengan dokter yang ada di Wamena, kemudian pada jam 3 pagi Almarhum di bawa turun ke RSUD Wamena untuk mendapat perawatan.
“Pertama kita pikir karena dia tidak bisa buang air karena pengaruh lambung, namun setelah di diagnosa oleh dokter, ada pembengkakan jantung, semua sudah berusaha dan pada jam dua kondisi fisik almarhumah menurun dan hingga jam 6 Jumat 2 November 2018 almarhumah mengalami sesak nafas,” kata Sekda Lanny Jaya.
Setelah dinyatakan meninggal Dunia, Christian Sohlilait menjelaskan bahwa atas inisiatif Bersama, jenasah korban di semayamkan di rumah keluarga Boloy, dan untuk hal ini Sekda Menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf kepada keluarga Biak yang ada di Wamena. (rie)





Apa komentar anda ?