ILAGA, nokenlive.com — Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyalurkan sebanyak 220 ton beras kepada masyarakat terdampak kekeringan di Distrik Agandugume, Lambewi dan Oneri.
Bupati Puncak Elvis Tabuni menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi penanganan El Nino Provinsi Papua melalui Zoom, Minggu (23/8/2026).
Menurut Elvis, bantuan beras tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan berkepanjangan, terutama di wilayah yang mengalami gangguan terhadap lahan pertanian.
Kondisi kekeringan yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir turut mengancam lahan pertanian masyarakat yang menjadi salah satu sumber utama kebutuhan pangan warga di Kabupaten Puncak.
“Untuk Agandugume, Lambewi dan Oneri, sebanyak 220 ton beras telah didistribusikan kepada masyarakat,” kata Elvis dalam rapat tersebut.

Selain penyaluran bantuan pangan, pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik api yang muncul di sejumlah wilayah Kabupaten Puncak.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung.
Berdasarkan laporan dalam rapat koordinasi, sebaran titik api meliputi Agandugume sebanyak dua titik kuning, Ilaga Utara satu titik merah dan tiga titik kuning, Gome satu titik merah, Ilaga lima titik kuning, Omukia dua titik merah dan delapan titik kuning, Mage’abume sembilan titik kuning, serta Gome Utara empat titik kuning.
Elvis menegaskan, kondisi kekeringan dan kebakaran perlu mendapat perhatian serius karena tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu ketahanan pangan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Puncak bersama aparat terkait akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta mengambil langkah penanganan sesuai situasi untuk mencegah dampak kekeringan dan kebakaran semakin meluas.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?